TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR — Ketua Kelompok Tani Sipurennue IV Pakenya Sekaligus Direktur Utama CV Pagindo ZamZam Sima Sidrap Sulsel, M. Anas Hasim Amd.Mar bersilaturrahim dengan Atik Chandra dan Staf (Direktur Utama PT Indoraya Mitra Persada 168) IMP-168 Sleman Yogyakarta.
Mereka diskusikan seputar pertanian di wilayah Kabupaten Sidrap serta akan menjalin kemitraan penggunaan pupuk Organik ExtraGEN. Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu (6/10/2021).
Pada kesempatan ini, M. Anas Hasim menyampaikan bahwa Kabupaten Sidrap merupakan daerah yang mempunyai hamparan pertanian yang luas, dan merupakan produksi beras terbesar dengan pabrik-pabrik canggih seperti PB Rahma 35.
“Saya selaku petani yang mengalami langsung prosesi penggarapan sawah dilapangan, kebutuhan pupuk para petani yang semakin meningkat. Alangkah baiknya bila pendistributoran pupuk cair Hayati Extragen ke wilayah Sidrap khususnya lebih ditingkatkan, Sulsel pada Umumnya. Itu guna memenuhi kebutuhan pupuk petani di musim tanam yang akan datang, hingga panennya sukses,” ucapnya.
“Mengapa Saya Memilih ExtraGEN?
Karena, alhamdulillah. Saya sudah dapat menguji coba sendiri penggunaan Pupuk Cair ExtraGEN ini, Alhasil menuai padi dan ikan milik kita di mina padi doa pagindo Pakenya Sidrap dengan hasil yang amat sangat memuaskan,” tambahnya.
Sementara, Atik Chandra menjelaskan, bahwa PT IMP-168 merupakan pabrik pupuk cair organik terbesar di Indonesia, menjadi produsen pupuk ExtraGEN Indonesia.
Sejak 2006, PT Indorama Mitra Persada telah Mengembangkan pemasaran Bioferilizer ExtraGEN dengan Konsumen Utama dari Perkebunan Sawit.
Berbicara kualitas, Atik Chandra mengatakan bahwa ExtraGEN merupakan pupuk organik cair pertama yang mendapatkan sertifikat dari Control Union untuk standar EURO, USA dan Jepang.
Proses mendapatkan sertifikat ini tidaklah muda, karena pupuk harus benar-benar bebas dari unsur kimia. Tiap tahunnya proses pengawasan terhadap produk pupuk ini tetap berjalan, misalkan tanaman herbal yang menjadi bahan bakunya harus dilokalisir dari tanaman pangan atau perkebunan lain. Sebab dikhawatirkan dapat terkontaminasi unsur kimia yang berasal dari pupuk atau pestisida tanaman lain.
“Produksi pupuk ini diproduksi oleh putra putri terbaik Indonesia, negara Jepang saja yang sangat terkenal akan pupuk organiknya Sangatlah mengakui bahkan tercengan melihat kemampuan anak Indonesia dalam memproduksi pupuk Organik berkualitas sangat tinggi ini” di Sleman Yogyakarta,” ungkap Atik.
Adapun, katanya pupuk cair ExtraGEN dapat memperbaiki struktur tanah sehingga meningkatkan kesuburan tanah mampu menurunkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Menghemat biaya pemupukan dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Meningkatkan hasil panen merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman (akar batang, bunga, daun dan buah padi) Tambah Ir. Ahmad Yamin
(Representatif Extragen wilayah Sulawesi)
Yuk, Para Petani!
Gunakan Pupuk Cair Hayati ExtraGEN
Adalah Bentuk Perwujudan kita para Petani, Mencintai Produk dalam Negeri Indonesia. (MDS/Ibe)















