Pelaksanaan pemeriksaan urine ini, sebut dia, merupakan wujud komitmen pihaknya untuk memastikan seluruh elemen, baik Jaksa maupun pegawai bebas dari penyalahgunaan dan peredaran Narkotika dan Zat Adiktif lainnya.
“Kalau nggak bersih pegawai kita, bagaimana caranya kita komitmen berantas narkoba, jadi motto ‘Say No To Drugs’ Haris dimulai dari diri kita sendiri, baru berani melawan narkoba,” tegas Kajari Hasnadirah, Senin kemarin.
Pasang Iklan Anda DisiniPasang Iklan Anda Disini
Sementara, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidrap Aditya Ismutomo,SHMH selaku leading sektor tes urine ini menambahkan pihaknya sengaja menggelar tes urine dadakan ini karena Bahwa pemeriksaan urine dilakukan setelah perayaan tahun baru 2023 dimana dikhawatirkan diwarnai dengan adanya pesta narkoba dan tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan Narkotika.
“Alhamdulillah, hasil dari pemeriksaan urine terhadap ASN dan Non ASN seluruhnya “Negative” (urine tidak mengandung narkotika atau zat adiktif lainnya,”lontar Aditya.
Aditya menyebut, dalam pemeriksaan urine itu masih ada 2 orang ASN dan orang Non ASN Kejari Sidrap tidak mengikuti pemeriksaan urine dikarenakan tidak masuk kantor dan lagi dinas luar.
“Namun keduanya itu tetap akan dilakukan tes urine khusus setelah masuk kantor,”tegasnya.
Menurutnya, sebagai jawaban bentuk pemberantasan, dan pencegahan serta penyalahgunaan Narkotika, sejatinya harus diawali dengan terbebasnya aparat penegak hukum dari penyalahgunaan Narkotika.
“Nah, mengantisipasi adanya ASN dan Non ASN kita yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika pada saat perayaan tahun baru 2023 sehingga penring dilakukaan pemeriksaan urine mendadak sebagai deteksi dini untuk mengetahui ada atau tidaknya internal ASN dan Non ASN yang terlibat penyalahgunaan Narkotika,”tandasnya. (Dso/ibe)
















