Warga Diminta Waspada, DBD Sudah Menelan Korban Jiwa di Sidrap

  • Whatsapp
Ilustrasi
Warga Diminta Waspada, DBD Sudah Menelan Korban di Sidrap

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Selain Coronavirus (COVID 19), warga Sidrap juga diminta mewaspadai DBD atau demam berdarah dengue

Penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue itu, kini mewabah di Bumi Nene Mallomo.

Bacaan Lainnya

Di bulan Februari ini saja, sudah ada 56 orang yang dinyatakan positif DBD. Bahkan, sudah ada seorang yang meninggal dunia.

Kasus DBD di Sidrap, terbanyak di Kecamatan Maritengngae, Watang Pulu, Tellu Limpoe dan Panca Rijang.

Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sidrap, Dr Ishak Kenre SKM MKes, Senin, 1 Maret 2021.

Menurutnya, demam berdarah tidak boleh diabaikan. Selain mudah menular, demam berdarah juga sewaktu-waktu mengancam jiwa.

Dikatakan, sarana penularan demam berdarah sendiri, berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

Untuk terhindar dari DBD, Dr Ishak menyarankan masyarakat membiasakan diri memberantas sarang nyamuk, menguras atau menutup rapat tempat penampungan air.

“Bisa juga dengan mendaur-ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti,” tuturnya.

Hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya DBD, yakni dengan mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah.

Juga, disarankan rajin menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras. (mds)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *