Taud Saqu Nurul Amin Enrekang Gelar Wisuda Santri Angkatan II

  • Whatsapp
Taud Saqu Nurul Amin Enrekang Gelar Wisuda Santri Angkatan II

TOPNEWS1.ONLINE, JAKARTA — Taud Saqu Nurul Amin Enrekang menggelar wisuda santri angkatan II, dirangkaikan dengan acara panggung tahfizd di masjid Nurul Amin kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kamis 17/06/2021.

Tahfizd, Taud Saqu Nurul Amin ini, merupakan binaan Baznas kabupaten Enrekang sejak 4 tahun dengan tujuan menghafal Al-Quran, mengamalkan, dan membudayakan nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap hidup sehari-hari berbasis hunian, lingkungan dan komunitas.

Bacaan Lainnya

Sedangkan tenaga pembinanya, mereka terlebih dahulu ditraining selama tiga bulan di Bogor Jawa Barat, yang difasilitasi oleh Baznas Kabupaten Enrekang, mereka juga ditraining seperti halnya santri menghafal Qur’an yang baik dan benar serta mengamalkan dilingkungan dan komunitas.

Dan tema yang diangkat pada wisuda kali ini adalah Tahfizd Usia Dini Sahabat Qur’an, dengan semangat untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap al-quran sejak dini. Adapun jumlah santri yang diwisuda kali ini, sebanyak 10 santri dari kelas BAH, terdiri dari laki-laki dan perempuan, rata-rata mereka usia 5 tahun atau usia masuk pada sekolah tingkat TK.

Dalam wisuda ini, Kepala Pembina Taud Saqu Nurul Amin, Ustadz Yahya, S.Hi, menyampaikan bahwa dalam wisuda ini, bukanlah akhir dari perjuangan dalam menghafal al quran.

Melainkan awal untuk memasuki tahapan berikutnya dalam menghafal dan menumbuhkan kecintaan anak-anak kita terhadap al quran.

“Kepada orangtua santri, setelah lulus wisuda Tahfidz ini, semoga anak-anak kita bisa terus melanjutkan ke sekolah yang berbasis agama,” imbunya.

Sedangkan persyaratan masuk pada, Taud Saqu ini sebagai santri pelafalan Qur’an, maksimal usia 3 tahun dan tamat pada usia 5 tahun, namun santri masih sangat terbatas masuk, karena tempat tidak memungkinkan.

“Perlu diketahui santri Taud Saqu ini, sama halnya menitipkan anaknya, dijaga, dididik, bermain sambil dengar suara mengaji hingga dapat mengenal Al-Qur’an dan menghafalnya,” sebutnya.

“Mohon doa dari seluruh orang tua agar Taud Saqu ini, bisa semakin berkembang ke depannya dalam melahirkan generasi yang cinta terhadap al qur’an,” harap ustazd.

Salah satu perwakilan orangtua santri, Murni Daeng Gassing, menyampaikan terimakasih dan rasa syukurnya kepada ustadz dan ustadzah, syukron jazakillah atas waktu dan dedikasinya dalam mendidik anak-anak sehingga bisa mengenal dan menghafal alquran.

“Semoga ini menjadi titik awal bagi anak-anak kami untuk menjadi generasi rabbani yang cinta kepada Allah dan Rasulnya serta menjalankan agama dengan sebenar-benarnya,” urainya.

Hadir dalam wisuda itu, mantan komisioner Baznas Enrekang Ilham Kadir, imam masjid Nurul Amin Yahya H.Ahmad, S.Hi, staf Baznas Enrekang, para pembina Taud Saqu dan orang tua santri. Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan foto bareng. (Andi Erna)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *