TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif, menargetkan peningkatan produksi gabah kering panen menjadi 650 ribu ton per tahun pada musim tanam 2025.
Hal ini merupakan lonjakan signifikan dari angka rata-rata sebelumnya, yaitu 480 ribu ton per tahun dari luas sawah mencapai 52.227 hektare dengan produktivitas rata-rata 5,5 ton per hektare.
Dalam rangka mencapai target ini, Syaharuddin mengajukan beberapa langkah strategis, termasuk peningkatan alokasi pupuk dua kali lipat melalui dukungan Kementerian Pertanian.
Selain itu, perluasan lahan melalui cetak sawah baru juga telah dilakukan untuk mendorong produktivitas.
Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kekurangan debit air, yang memengaruhi efisiensi pengelolaan pertanian.
Oleh karena itu, Syaharuddin mengusulkan peningkatan dan perbaikan saluran irigasi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Gubernur Sulawesi Selatan.
Menurutnya, langkah ini sangat krusial untuk memastikan ketersediaan air bagi petani di Sidrap.
“Dengan irigasi yang optimal, produksi pertanian dapat meningkat signifikan. Sidrap tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi besar pada swasembada pangan nasional. Bahkan, produksi kami bisa melampaui daerah-daerah tetangga,” ungkap Syaharuddin, Jumat, 17 Januari 2024.
Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah Sidrap dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. (Ibe)
















