TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Menjelang Ramadan, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Makassar dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Sidrap bergerak cepat menuntaskan dua potensi risiko sekaligus di Tower 106 jalur transmisi Sidrap–Sengkang.
Tower yang berada di Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu teridentifikasi memiliki sarang lebah pada struktur menara serta isolator yang mengalami korosi. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan personel sekaligus dapat memengaruhi keandalan sistem transmisi, terutama menjelang peningkatan kebutuhan listrik masyarakat saat Ramadan.

Manager ULTG Sidrap, Faizal Adi Nugroho, langsung menginstruksikan penerjunan tim teknis dengan perlengkapan lengkap, termasuk seragam khusus anti lebah dan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Proses sterilisasi sarang lebah dilakukan secara hati-hati untuk memastikan keamanan petugas dan lingkungan sekitar.
Selain itu, tim juga melakukan penggantian isolator yang mengalami penurunan kualitas akibat korosi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga performa transmisi tetap optimal dan mencegah potensi gangguan yang bisa berdampak pada sistem kelistrikan wilayah Sulawesi Selatan.
“Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap keselamatan maupun keandalan sistem. Semua potensi bahaya harus dituntaskan sebelum berdampak,” tegas Faizal.
Tindakan cepat dan terukur ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan jalur transmisi Sidrap–Sengkang tetap prima. Dengan mitigasi risiko yang dilakukan lebih awal, PLN berupaya menjaga kontinuitas pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat Sulawesi Selatan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan listrik. (Ibe)


















