TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti pelataran Masjid Agung Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Rabu sore (17/6/2026).
Sebanyak 105 Jamaah Haji Khusus An-Nur Maarif akhirnya tiba kembali di kampung halaman setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para tamu Allah itu disambut antusias oleh keluarga dan kerabat yang sejak siang telah memadati area masjid.
Tangis haru, pelukan hangat, hingga sujud syukur mewarnai momen pertemuan setelah berpisah selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah.
Rombongan jamaah tiba menggunakan tiga unit bus pariwisata setelah sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 10.00 WITA.
Penampilan para jamaah turut menarik perhatian warga yang menyambut. Jamaah perempuan tampak mengenakan pernak-pernik bernuansa cerah dan mencolok, dipadukan dengan perhiasan emas yang menambah semarak suasana kepulangan.
Pembimbing Haji Khusus An-Nur Maarif, Ustadz Rahmat Saleh, sebelumnya menjelaskan bahwa perjalanan jamaah menuju Tanah Suci dilakukan melalui rute Jakarta–Mumbai–Jeddah menggunakan maskapai internasional.
“Setibanya di Jeddah, jamaah menjalani proses imigrasi dan beristirahat di hotel transit sembari memperbanyak ibadah sebagai persiapan menuju puncak haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian ibadah inti dimulai pada 25 Mei 2026 saat jamaah diberangkatkan ke Mina untuk melaksanakan Tarwiyah. Sehari kemudian, jamaah mengikuti wukuf di Arafah yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji.
Usai wukuf, jamaah melanjutkan rangkaian ibadah dengan melaksanakan lempar jumrah di Mina selama beberapa hari sebelum kembali ke hotel transit.
Setelah seluruh prosesi haji selesai, jamaah memperbanyak ibadah di Makkah serta mengikuti ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah untuk beribadah dan berziarah di kota suci kedua umat Islam tersebut.
Perjalanan spiritual yang berlangsung hampir sebulan itu kemudian ditutup dengan kepulangan melalui rute Madinah–Mumbai–Jakarta hingga akhirnya tiba kembali di Makassar dan Sidrap.
Program Haji Khusus An-Nur Maarif tahun ini tidak hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat keimanan dan memperdalam spiritualitas para jamaah.
Kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang telah lama menanti.
Dengan wajah penuh syukur, para jamaah kini kembali ke tengah keluarga membawa pengalaman spiritual yang mendalam serta harapan menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya. (Ibe)
















