Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Enrekang

Tambang Galian C di Perbatasan Sidrap-Enrekang Resahkan Warga, Polisi Diminta Turun Tangan

×

Tambang Galian C di Perbatasan Sidrap-Enrekang Resahkan Warga, Polisi Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, ENREKANG — Warga Desa Boiya, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan resah akibat ulang penambang pasir galian C di wilayah tersebut.

Pasalnya, selama ini para pengusaha menambang pasir di aliran sungai di wilayah tersebut dengan cara mengikis lahan warga yang ada di pinggir aliran sungai tanpa melakukan perbaikan.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

“Selama ini telah merugikan masyarakat Desa Boiya, di mana lahan mereka sudah mulai habis terkikis atau tergusur,” ujar Cilly salah satu warga, Selasa, 30 Januari 2024.

Selain Cilly, beberapa warga yang menjadi korban dan ikut resa akibat ulah penambang pasir yang diduga tak bertanggung jawab itu antara lain Gojeng, Mubtak, Mannani, Culli, Andaca dan Mardin.

Dari pantauan media ini, memang terdapat sejumlah pengusaha tambang dengan menggunakan beberapa alat berat dan mobil truk untuk mengangkut material pasir di wilayah Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Di depan media beberapa warga tersebut merasa telah di rugikan oleh keberadaan tambang galian C. Mereka mengatakan bahwa selama ini pengusaha tambang yang berada di wilayah perbatasan antara kabupaten Enrekang dan Sidrap sangat merugikan warga Desa Boiya.

Mereka mengatakan kalau dulunya sungai tersebut adalah perbatasan kabupaten Enrekang dan Sidrap namun saat ini letak sungai tersebut telah berpindah lokasi sehingga sungai tersebut telah berada di wilayah kabupaten Enrekang.

Salah satu warga yang merasa di rugikan berharap penegak hukum dari Polres Enrekang dapat segerah mengambil tindakan tegas untuk menghentikan pengusaha tambang galian C tersebut karena.

Beliau juga berharap PJ Bupati Enrekang dapat segerah mengambil tindakan karena ini juga menyangkut tentang perbatasan wilayah kabupaten Enrekang dan Sidrap dan juga yang menjadi korban saat ini adalah masyarakat kabupaten Enrekang. (Andi Erna)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics