Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Syahar: Fajar Keberatan, Judul Beritanya Diedit dan Disebar, Itu Hoax

×

Syahar: Fajar Keberatan, Judul Beritanya Diedit dan Disebar, Itu Hoax

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Beredar berita hoax dengan judul diganti menjadi Syaharuddin Alrif bertemu Surya Paloh, Kalau Itu Amanah dari Pak Ketum, Saya Siap Ambil Alih Ketua DPW NasDem Sulsel dari Rusdi.

Hal tersebut dibantah keras oleh Sekretaris NasDem Sulsel, H Syaharuddin Alrif. Anggota DPRD Sulsel itu mengaku bahwa berita dengan judul tersebut adalah hoax berita bohong.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

“Fajar keberatan, berita onlinennya diedit untuk menyebar hoax berita bohong seperti yang tersebar di group WhatsApp Formasi Institut,” katanya, Senin, 12 Agustus 2024.

Syaharuddin Alrif sapaan akrab Syahar menyebut bahwa yang menyebar itu adalah Dr Syamsul Bahri alias Juru Bicara (Jubir) mantan Bupati H Dollah Mando pada 2018-2023.

Dia menduga bahwa postingan tersebut kemungkinan bertujuan untuk melakukan peta konflik internal NasDem supaya bisa pecah.

Sekedar diketahui, untuk link berita dengan judul yang benar itu adalah https://sulsel.fajar.co.id/2022/05/31/syaharuddin-alrif-ketemu-surya-paloh-dpw-nasdem-sulsel-siap-boyong-821-kader-ke-rakernas/

Dengan judul berita Syaharuddin Alrif Ketemu Surya Paloh, DPW NasDem Sulsel Siap Boyong 821 Kader ke Rakernas. Berita tersebut tayang pada 31 Mei 2022.

Sementara itu, Dr Syamsul Bahri meminta maaf kedalam group Formasi Institut terkait penyebaran berita dengan judul terganti.

“Saya tidak ada niat untuk menyebarkan berita itu. Setelah saya tahu itu tadi berita hoax saya tidak menyebarkannya lagi. Saya mohon maaf dinda dan semua warga group formasi. Terimakasih,” tandasnya. (*/ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SIDRAP

Ada organisasi yang sibuk mempertahankan eksistensinya, ada pula…

Verified by ExactMetrics