Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Sidrap Ukir Sejarah! Daerah Pertama Paling Siap Bangun Sekolah Rakyat, Bupati: Dari Sini Kita Cetak Generasi Emas

×

Sidrap Ukir Sejarah! Daerah Pertama Paling Siap Bangun Sekolah Rakyat, Bupati: Dari Sini Kita Cetak Generasi Emas

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0011,0.0000; brp_del_sen:0.1300,0.1300; motionR: 0; delta:null; bokeh:0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.49388924, 0.50547624);sceneMode: 7864320;cct_value: 0;AI_Scene: (18, 0);aec_lux: 234.75656;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 38;

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan kembali menorehkan sejarah di tingkat nasional, Jumat, 31 Juli 2026.

Pemerintah Kabupaten Sidrap mendapat apresiasi dari Kementerian Sosial RI sebagai salah satu daerah pertama di Indonesia yang paling siap menjalankan program Sekolah Rakyat, sebuah program strategis nasional untuk pengentasan kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlangsung meriah, diawali dengan penampilan Tari Pabbala Lopi dan dihadiri perwakilan Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Sidrap.

PIC Kementerian Sosial, Abdul Muhni Salam, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Sidrap atas keseriusannya mendukung program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, Sidrap menjadi salah satu daerah pertama di Indonesia yang benar-benar menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan Sekolah Rakyat.

“Ini merupakan investasi peradaban masa depan. Anak-anak kita tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga dibentuk karakter, kemandirian, serta dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan. Kami berharap mereka menjadi generasi penerus bangsa dan pemimpin Sidrap di masa mendatang,” ujarnya.

Ia menilai langkah yang dilakukan Pemkab Sidrap layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program nasional tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Malik Faizal, menegaskan bahwa Sidrap merupakan daerah yang paling siap merealisasikan Sekolah Rakyat.

“Sidrap memiliki lahan terbesar dan menjadi daerah yang paling siap mencanangkan Sekolah Rakyat. Kami mengurus program ini di banyak kabupaten dan kota, namun kesiapan Sidrap sangat luar biasa,” katanya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan implementasi Program Strategis Nasional berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 tentang percepatan pengentasan kemiskinan.

Sekolah tersebut nantinya akan menampung sekitar 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA dengan dukungan sekitar 300 tenaga pendidik.

Tak hanya itu, setiap hari akan disiapkan sekitar 4.500 paket makanan, sehingga keberadaan sekolah ini juga diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Program tersebut juga menerapkan sistem wali asuh, di mana setiap pembimbing akan mendampingi sekitar sepuluh siswa agar pembinaan karakter dan pendidikan berlangsung lebih optimal.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengungkapkan rasa syukur sekaligus harunya melihat impian menghadirkan Sekolah Rakyat akhirnya menjadi kenyataan.

Menurutnya, kawasan yang dulunya hanya berupa hamparan tanah kosong kini berubah menjadi pusat pendidikan modern yang akan melahirkan generasi unggul.

“Dulu tempat ini hanya hamparan tanah kosong. Hari ini berubah menjadi pusat peradaban melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang luar biasa. Dari tempat ini kita akan mengubah wajah Sidrap menjadi lebih cerdas,” ungkap Syaharuddin.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan cita-citanya sejak awal menjabat sebagai Bupati Sidrap.

“Sekolah Rakyat adalah cita-cita saya untuk mengubah anak-anak dari keluarga miskin menjadi orang-orang sukses di masa depan,” tegasnya.

Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa awalnya pemerintah hanya menyiapkan lahan seluas 7 hektare, namun kemudian diperluas menjadi 10 hektare demi kepentingan pendidikan masyarakat Sidrap.

Perjalanan pembangunan Sekolah Rakyat pun terbilang sangat cepat. Dalam waktu sekitar satu tahun sejak proses perintisan yang diawali dengan kegiatan belajar di SMP Negeri 6 Pangkajene, kini telah berdiri kompleks sekolah megah dengan nilai pembangunan mencapai Rp275 miliar yang diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan.

Fasilitas yang disiapkan pun tergolong lengkap. Mulai dari aula berkapasitas sekitar 3.000 orang, lapangan sepak bola berstandar FIFA, hingga berbagai fasilitas penunjang pendidikan modern.

Seluruh kebutuhan siswa juga ditanggung, mulai dari delapan setel pakaian, kaus kaki, sepatu, topi, perlengkapan belajar, laptop, hingga kebutuhan sehari-hari. Bahkan kebutuhan makan siswa disiapkan tiga hingga lima kali setiap hari.

Selain membina para siswa dengan guru-guru terbaik, program ini juga memberikan perhatian kepada keluarga mereka. Orang tua siswa akan mendapatkan bantuan modal usaha dan perbaikan rumah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

“Di tempat inilah kita akan mencetak generasi emas masa depan. Pendidikan yang baik akan menjadi jalan memutus rantai kemiskinan dan membawa Sidrap menuju masa depan yang lebih maju,” tutup Syaharuddin. (ibe)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics