Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Seminar Akhir PBL I FKM UNHAS: Mewujudkan SDGs 3 melalui Identifikasi Prioritas Masalah Kesehatan di Kelurahan Rijang Pitu

×

Seminar Akhir PBL I FKM UNHAS: Mewujudkan SDGs 3 melalui Identifikasi Prioritas Masalah Kesehatan di Kelurahan Rijang Pitu

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP. – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM UNHAS) Posko Kelurahan Rijang Pitu menyelenggarakan Seminar Akhir PBL I Kamis 16 Juli 2026. di Kantor Kelurahan Rijang Pitu.

Kegiatan yang menjadi forum penyampaian hasil pengumpulan dan analisis data kesehatan masyarakat sekaligus penentuan prioritas masalah kesehatan sebagai dasar penyusunan program intervensi pada PBL II.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Praktik Belajar Lapangan (PBL) merupakan mata kuliah wajib FKM UNHAS yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan kesehatan masyarakat secara langsung bersama masyarakat sebagai mitra.

Melalui proses tersebut, diperoleh gambaran situasi kesehatan yang menjadi dasar penyusunan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Seminar yang dihadiri Kepala Kelurahan Rijang Pitu beserta jajaran, Ketua Tim Penggerak PKK, bidan kelurahan, kader Posyandu, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kelurahan Rijang Pitu dengan total 24 peserta.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Koordinator Kelurahan PBL I, sambutan Kepala Kelurahan, pemaparan hasil, diskusi, doa, penutupan, dan foto bersama.

Kepala Kelurahan Rijang Pitu Haeruddin S.A.B Mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama pelaksanaan PBL I. Beliau juga berpesan agar mahasiswa menyampaikan hal-hal positif tentang Kelurahan Rijang Pitu ketika kembali ke Makassar sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang telah menerima dan mendukung kegiatan PBL.

Berdasarkan hasil analisis data, tiga prioritas utama masalah kesehatan di Kelurahan Rijang Pitu yang disepakati bersama adalah hipertensi, demam berdarah dengue (DBD), dan diabetes melitus. Ketiga masalah tersebut akan menjadi fokus penyusunan program intervensi pada tahap PBL II.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari masyarakat, di antaranya usulan pembentukan penanggung jawab kesehatan di setiap RW untuk membantu penanganan awal warga yang mengalami masalah kesehatan, pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sebagai upaya pengendalian hipertensi, serta penyusunan edukasi dan solusi pencegahan DBD pada tahap PBL II.

Melalui Seminar Akhir PBL I ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan program kesehatan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Rijang Pitu.( Ang/Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics