Rumah Belajar Mulai Dimanfaatkan Peserta Kampoeng Inggris di Sidrap

  • Whatsapp
Rumah Belajar Mulai Dimanfaatkan Peserta Kampoeng Inggris di Sidrap

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Rumah belajar hasil swadaya masyarakat di Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap mulai dimanfaatkan.

Sarana tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan bagi peserta Kampoeng Inggris. Seperti yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 April 2021.

Bacaan Lainnya

Kegiatan kampoeng Inggris ke VI ini dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Disdikbud Sidrap, Andi Muhammad Faisal. Dihadiri guru SD SMP Satap 4 Lainungan, dan tokoh masyarakat.

Adapun pesertanya berasal dari Padi Menguning Study Club dan siswa-siswi di Pabbaresseng.

Saat membuka acara itu, Andi Muhammad Faisal mengaku sangat mendukung kegiatan yang sudah mewarnai dunia pendidikan di Sidrap.

“Kami sangat mendukung kegiatan kampoeng Inggris. Dan ini adalah sekolah SATAP pertama yang saya kunjungi dan melihat langsung sekolah tersebut,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, dia memberikan apresiasi karena melihat sanitasi toilet yang sangat bersih.

“Pantasan peserta betah belajar karena toiletnya bersih yang dilengkapi kran air yang memadai,” ujarnya.

Andi Muhammad Faisal berharap toilet siswa sama bersihnya dengan toilet guru.

“Saya melihat tempat ini sudah jauh berbeda sejak pertama kali ke sini tahun 1994,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia, Ahsan Muzri menyampaikan peserta Kampoeng Inggris belajar dari subuh, pagi, sore, dan malam.

Mereka belajar secara indoor dan outdoor dengan materi vocabulary, daily activities, expression, dan public speaking.

“Dan untuk pertama kalinya kami memakai rumah belajar yang kami bangun bersama warga dan relawan yang berdiri dilahan Kampoeng lnggris,” ujarnya.

“Ini adalah bukti banyaknya kepedulian baik dari warga sidrap maupun wilayah ajatappareng,” tambahnya.

Dikatakannya, para orang tua peserta ikut merasakan atmosfir alam Pabbaresseng sambil memantau anak mereka belajar.

“Target kami adalah bagaimana anak anak punya kemandirian, pembangunan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan bercakap Bahasa Inggris,” kata Ahsan Muzri.

Seperti yang dikatakan oleh Albert Einstein Logika membawamu dari A ke B, tapi imajinasi membawamu kemana saja.

Artinya bahwa hidup ini tidak hanya butuh logika tapi butuh juga imajinasi yang didapatkan dari hasil etika dan estetika yang melahirkan peserta didik yang excellent.

Terpisah, Rahmat Ahmad pihak dari Kampoeng Inggris, menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan terus berubah disetiap masa butuh percepatan dan pengalaman belajar yang banyak untuk memiliki sumber daya manusia.

“Kita terus berkomunikasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah kab.Sidrap, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Pemprov Sulsel, Akademisi, organisasi pemuda Sidrap dan IKM Sidrap untuk memperbaiki generasi emas di Sidrap,” ucapnya.

Saat ini, katanya dia terus genjot perbaikan infrastruktur untuk menopang kegiatan Camp yang rutin dilakukan minimal 4 kali setahun. (mds/ibe)

Editor: Ibrahim

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *