TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Posko Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, berhasil melaksanakan Program Kerja Individu yang berfokus pada penguatan kesadaran dan pemahaman hukum di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan Jumat, 17 Januari 2026, dan mendapat sambutan antusias dari berbagai unsur masyarakat.
Program kerja ini mengusung pendekatan edukatif dan partisipatif, dengan melibatkan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat sebagai wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dan penuh partisipasi aktif dari warga yang mengikuti sosialisasi hingga akhir kegiatan.

Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Bapak Amiruddin, Imam Masjid setempat sekaligus Kepala Sekolah SD Negeri 7 Rappang. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin yang dinilai mampu membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, Bapak Amiruddin juga memfasilitasi kebutuhan logistik kegiatan, seperti penyediaan proyektor, LCD, serta penggunaan masjid sebagai lokasi utama pelaksanaan program kerja.
Menurutnya, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Penyampaian materi yang sederhana dan mudah dipahami dinilai mampu membuka wawasan masyarakat terhadap persoalan hukum yang selama ini kerap dianggap sepele. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat langsung bagi warga.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Bapak Amir yang akrab disapa Bapak Laote, selaku Kepala Lingkungan. Ia menilai program kerja individu KKN-T Inovasi Daerah ini memberikan pemahaman baru kepada masyarakat, khususnya terkait isu-isu hukum dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Metode penyampaian yang komunikatif dan interaktif membuat masyarakat lebih mudah menerima materi yang disampaikan.
Dukungan penuh turut datang dari pihak kelurahan. Ibu Lurah Lalebata menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa program kerja ini sejalan dengan visi pembangunan kelurahan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat jelas dengan keikutsertaan aktif serta perhatian penuh dalam menyimak materi sosialisasi.
Melalui kegiatan Sosialisasi dan Bantuan Penyuluhan Kesadaran Hukum (Sobat PKH), masyarakat diharapkan mampu memahami bahwa mappakatenning galung bukanlah bentuk jual beli, melainkan jaminan sementara; mengetahui hak dan kewajiban masing-masing pihak; lebih berhati-hati sebelum melakukan kesepakatan; serta mampu mencegah potensi sengketa sejak dini.
Anugra, selaku pelaksana Program Kerja Individu, menegaskan bahwa tradisi mappakatenning galung merupakan praktik yang baik dan bernilai sosial tinggi, namun perlu dipahami dari sisi hukumnya agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Tradisi mappakatenning galung itu penting dan bagus, tetapi jika tidak dipahami aspek hukumnya, justru bisa menimbulkan masalah. Karena itu, mari saling membantu dengan cara yang jelas, adil, dan aman,” ucapnya.
Ia juga berharap melalui Sobat PKH, masyarakat Kelurahan Lalebata ke depannya semakin bijak dan teliti dalam melaksanakan gadai sawah atau mappakatenning galung, sehingga dapat meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya sengketa yang merugikan para pihak.
Keberhasilan pelaksanaan Program Kerja Individu KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan warga, program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan sosial masyarakat.(An/Dso).


















