Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Pertama di Indonesia! Bright Gas 5,5 Kg Pertamina Bantu Pompanisasi Sawah Sidrap, Petani Diuntungkan Saat Musim Kemarau

×

Pertama di Indonesia! Bright Gas 5,5 Kg Pertamina Bantu Pompanisasi Sawah Sidrap, Petani Diuntungkan Saat Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan inovasi di sektor pertanian. Bersama PT Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kabupaten Sidrap meluncurkan program pemanfaatan Bright Gas 5,5 kilogram non-subsidi untuk mendukung kebutuhan pompanisasi lahan persawahan di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (4/8/2026).

Program ini menjadi percontohan pertama di Indonesia, sekaligus langkah strategis dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Nino yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air irigasi.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Melalui program tersebut, Pertamina memberikan fasilitas peminjaman tabung Bright Gas 5,5 kilogram kepada kelompok tani serta menyediakan harga khusus sebesar Rp100 ribu per tabung isi. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan energi petani untuk mengoperasikan pompa air secara berkelanjutan.

Sales Branch Manager Sulselbar VII Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, mengatakan program di Kelurahan Kanyuara merupakan yang pertama diterapkan di Sulawesi Selatan bahkan menjadi proyek percontohan nasional.

“Ini merupakan contoh pertama di Sulawesi Selatan, bahkan di Indonesia. Program ini kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan pompanisasi pertanian. Tabung Bright Gas dapat ditukar setiap hari apabila isi gas telah habis, sehingga kebutuhan operasional pompa air petani tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Mulian, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan energi yang mudah diakses guna memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina atas dukungan nyata terhadap petani di Bumi Nene Mallomo. Menurutnya, kehadiran Bright Gas untuk pompanisasi menjadi solusi penting bagi petani yang tengah menghadapi tantangan kekeringan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas kepeduliannya terhadap sektor pertanian di Kabupaten Sidrap. Program ini sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pompanisasi sawah, terutama saat menghadapi dampak kekeringan akibat El Nino,” kata Syaharuddin.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan PT Pertamina terus diperkuat agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, serta memperkokoh ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Peluncuran dan sosialisasi program tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Dapil I Tahir Umar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Fajri Salman, Kepala Bagian Ekonomi Haris Halimin, Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah, serta perwakilan kelompok tani dan masyarakat setempat.

Dengan ditetapkannya Sidrap sebagai lokasi percontohan nasional, program Bright Gas 5,5 kilogram diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai daerah lain dalam mendukung pompanisasi pertanian, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia. (ibe) 

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics