Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
MAKASSAR

Nur Fadillah Mahasiswi KKN 116 Unhas Buat Ember Tumpuk untuk Pemanfaatan Sampah Organik.

×

Nur Fadillah Mahasiswi KKN 116 Unhas Buat Ember Tumpuk untuk Pemanfaatan Sampah Organik.

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.MAKASSAR.– Nur Fadillah Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Prodi Manajemen Mahasiswa KKNT Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin Kelurahan Tamalanrea Jaya melaksanakan program kerja pembuatan alat pemanfaatan sampah organik rumah tangga menggunakan media ember tumpuk 4–5 Agustus 2026.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program yang dilaksanakan di Kelurahan Tamalanrea Jaya, dengan penyerahan alat kepada perwakilan warga di RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 06.

Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui penggunaan ember tumpuk sebagai media komposter sederhana.

Alat tersebut dirancang sebagai solusi praktis untuk mengolah sampah organik rumah tangga sehingga dapat mendukung upaya pengurangan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Ketua RT yang menerima penyerahan alat mengapresiasi program tersebut dan berharap inovasi yang diperkenalkan dapat diterapkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan warga mau membuat alat komposter seperti ini supaya membantu programnya pemerintah,” ucapnya ”

Melalui program ini, Nur Fadillah mahasiswi KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat semakin terdorong untuk mengelola sampah organik secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Pemanfaatan ember tumpuk diharapkan menjadi langkah sederhana yang dapat mendukung pengurangan sampah rumah tangga serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.(NF/Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics