Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN Tematik UMS Rappang Kembangkan Produk Olahan Cabai 

×

Mahasiswa KKN Tematik UMS Rappang Kembangkan Produk Olahan Cabai 

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa peserta KKN MBKM tema Kewirausahaan Program Studi Agroteknologi Angkatan 2022 berhasil melaksanakan kegiatan inovatif dalam pengolahan hasil budidaya cabai menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga cabai yang sering kali merugikan petani ketika harga cabai turun drastis.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Dalam program ini, mahasiswa melakukan pelatihan sekaligus memproduksi olahan cabai seperti sambal kemasan dengan berbagai varian yang memiliki daya simpan lebih lama serta nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan cabai segar.

Produk-produk ini dirancang agar dapat dikembangkan oleh masyarakat sebagai peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Ketua Tim KKN MBKM, (Ernayanti), menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan hasil panen secara optimal.

“Cabai adalah komoditas yang sangat fluktuatif harganya. Ketika harga turun, petani sering rugi. Melalui pelatihan olahan cabai ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki alternatif pengolahan sehingga nilai jual tetap stabil,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan masyarakat setempat, khususnya kelompok ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui praktik langsung mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, pengemasan higienis, hingga strategi pemasaran produk.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai branding sederhana, pembuatan label, dan pemasaran berbasis digital.

Trisnawaty AR., SP., M.Si selaku pembimbing KKN memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa.

“Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi para petani. Selain mengurangi potensi kerugian saat harga turun, masyarakat kini bisa memproduksi olahan cabai yang bisa menjadi sumber pendapatan baru,” ungkapnya.

Produk hasil pelatihan kemudian dipasarkan store kampus yaitu Agribisnis Storre dan S24 Market. Melalui program ini, diharapkan dapat berdampak terhadap lahirnya UMKM berbasis olahan cabai serta meningkatnya literasi kewirausahaan masyarakat desa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Agroteknologi peserta KKN Tematik yang tidak hanya handal dalam pembudidayaan tanaman tetapi juga mampu menjadi wirausahawan dalam mendorong ekonomi lokal melalui inovasi sederhana namun berdampak besar. (ibe) 

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics