Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Unhas Gelar Sosialisasi Dan Demonstrasi Menjaga Lingkungan di kelurahan Majjelling

×

Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Unhas Gelar Sosialisasi Dan Demonstrasi Menjaga Lingkungan di kelurahan Majjelling

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.– Mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin mengelar sosialisasi dan demonstrasi menjaga lingkungan dapat dimulai dari satu tindakan kecil yang berdampak besar.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan lubang biopori yang dilaksanakan oleh Asri Wahyuni, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin, Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Rabu, 21 Januari 2026 di Kantor Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program kerja individu ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dengan langkah sederhana. Lubang biopori dipilih sebagai solusi praktis untuk mengurangi genangan air, meningkatkan daya serap tanah, serta mendukung kesuburan lingkungan halaman.

Melalui sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat biopori, sementara demonstrasi langsung memperlihatkan cara membuat lubang biopori dengan peralatan sederhana.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan. Pak Sudirman, SE, selaku Lurah Majjelling, mengatakan: “Biopori ini merupakan langkah sederhana namun sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar kita.”

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan mereka dalam praktik langsung pembuatan lubang biopori di halaman kantor kelurahan. Beberapa warga bahkan menyatakan kesediaannya untuk menerapkan metode ini di rumah masing-masing.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari hal besar, melainkan dari tindakan kecil yang konsisten.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN-T dengan masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa di tengah warga menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian nyata terhadap isu lingkungan.

Hal ini sekaligus menjadi contoh bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan solusi sederhana namun berdampak luas.

Lubang biopori yang diperkenalkan dalam kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai saluran resapan air, tetapi juga dapat menjadi media pengomposan sampah organik rumah tangga. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dalam mendukung program inovasi daerah. Harapannya, langkah kecil ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan menjadikan biopori sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan di Kelurahan Majjelling.(Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics