Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin Gelar Pelatihan Pembuatan Eco-Paving Block dari Sampah Plastik di Desa Ajubissue.

×

Mahasiswa KKN-T 115 Universitas Hasanuddin Gelar Pelatihan Pembuatan Eco-Paving Block dari Sampah Plastik di Desa Ajubissue.

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 115 Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco-paving block berbahan dasar limbah plastik di Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu 4 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Desa Ajubissue tersebut mendapat sambutan baik dan antusias dari masyarakat yang ingin mencari solusi atas permasalahan sampah plastik di lingkungan mereka.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang diinisiasi mahasiswa KKN-T 115 Unhas dalam memperkenalkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperagakan langsung proses pembuatan eco-paving block dengan memanfaatkan limbah plastik jenis kantong kresek dan gelas plastik. Limbah plastik tersebut dilelehkan kemudian dicampur dengan pasir dengan perbandingan tertentu hingga membentuk material paving block yang kuat dan tahan lama.

Nurwansy Batara mahasiswa KKN-T 115 Desa Ajubissue menjelaskan bahwa inovasi ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding paving block konvensional, di antaranya memiliki daya tahan yang kuat, lebih ringan, serta lebih tahan terhadap lumut.

“Kami ingin membekali warga dengan keterampilan praktis. Dengan alat yang sederhana, sampah plastik yang tadinya tidak bernilai bisa diubah menjadi material konstruksi yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki jalan lingkungan maupun halaman kantor desa,” ucapnya.

Inovasi yang diperkenalkan mahasiswa Unhas tersebut juga selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, poin 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, serta poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Yusriadi Sekretaris Desa Ajubissue berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi dan demonstrasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi salah satu unit usaha desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa Unhas. Inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan desa kami untuk menjadi desa yang lebih bersih dan mandiri dalam mengelola sampah,” ucap Yusriadi

Kegiatan pelatihan ditutup dengan penyerahan contoh eco-paving block hasil olahan limbah plastik kepada pihak Pemerintah Desa Ajubissue sebagai bukti nyata keberhasilan program tersebut serta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di desa.(Nn/Dso).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics