TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Diduga kekurangan asupan gizi yang cukup sejak lahir, seorang anak bernama Muh Barsa di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mengalami lumpuh.
Selain lumpuh, anak yang berusia 13 tahun lebih itu menderita gizi buruk sejak berusia 2 tahun. Kini tinggal kulit dan tulang, berat badannya sangat kurus.
Anak laki-laki ini hanya bisa menangis dan terbaring lemah di lantai rumahnya di Bojoe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.
Profesi orang tuanya sebagai pekerja serabutan dinilai tak mampu menenuhi gizi untuk tumbuh kembang Muh Barsa saat usai masih balita.
Andai saja kondisi pertumbuhan fisiknya normal seperti anak-anak seusianya, Muh Barsa seharusnya sudah duduk di bangku sekolah menengah pertama. Muh Barsa sudah memasuki usia remaja.
Orangtuanya Bahar dan Asia sudah berusaha membawa berobat putranya itu sejak masih berusia 2 tahun untuk menyembuhkan kondisinya.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Sidrap, Hj Mumina mengatakan, bahwa anak tersebut rutin dikontrol kesehatannya oleh Puskesmas setempat dan rumah sakit.
“Anak ini, sejak usia 2 tahun lebih memang mengalami gizi buruk. Itu bukan karena asupan gizinya kurang, tetapi ada penyakit penyerta yakni cerebral palsy atau kelumpuhan otak,” ujarnya, Rabu, 3 Agustus 2022.
Dikatakannya, bahwa anak tersebut saat usia balita rutin dikontrol sama dokter anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nemal dan Arifin Nu’Mang Rappang.
Bahkan saat usianya 5 tahun dimasukkan dalam program Rehabilitasi Berbasis Manusia (RBM) untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal.
“Dan saat ini, juga selalu diberikan pendampingan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat. Itu untuk memberikan mengontrol kesehatan dan memberikan asupan gizi,” (dso/Ibe)
Editor: Ibrahim
















