TOPNEWS1.ONLINE.BARRU. – Friska Novita Sari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Posko Desa Garessi melaksanakan pengabdian masyarakat melalui kegiatan edukasi terkait Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang disertai dengan skrining Lingkar Lengan Atas (LILA) pada remaja putri di SMP Negeri Satap 9 Barru yang terletak di Dusun Buttue, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Kegiatan yang dilaksanakan 22 Juli 2026. dihadiri oleh 25 siswi sebagai bentuk antuasias terhadap program kerja yang dilaksanakan Friska Novita Sari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin
Pelaksanaan program kerja ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga pola makan baik sekaligus melakukan deteksi dini risiko KEK.
Saat ini KEK masih menjadi faktor risiko stunting yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada remaja putri. Kondisi ini tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan remaja, namun berpotensi menghadirkan kehamilan berisiko di kemudian hari.
Berangkat dari kondisi tersebut, makan edukasi pencegahan dan deteksi dini KEK sejak remaja menjadi langkah krusial untuk mempersiapkan generasi selanjutnya yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan diawali dengan registrasi oleh siswi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian pre-test dalam rangka mengetahu tingkat pengetahuan awal remaja mengenai kondisi KEK.
Friska Novita Sari Menyampaikan materi edukasi secara interaktif yang membahas pengertian KEK, penyebab, tanda dan gejalan, dampaknya terhadap kesehatan, cara pencegahan, serta pentingnya menerapkan pola makan bergizi dan seimbang. Selama materi diberikan, terlihat siswi cukup antusias saat mengikuti diskusi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan remaja.
Setelah pemberian materi selesai, peserta kembali diberikan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah materi. egiatan kemudian dilanjutkan dengan skrining Lingkar Lengan Atas (LILA) menggunakan pita LILA untuk mendeteksi secara dini remaja yang berisiko mengalami Kekurangan Energi Kronis.
Hasil pengukuran selanjutnya disampaikan kepada masing-masing peserta sebagai bahan edukasi dan pengingat untuk terus menjaga status gizi.
Kegiatan edukasi dan skrining LILA ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan remaja. Selain itu, penyampaian edukasi yang interaktif turut mendukung Tujuan 4 (Quality Education) dengan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya menjaga status gizi dan menerapkan perilaku hidup sehat.
Harapannya melalui kegiatan ini, remaja putri memperoleh pengetahuan baru mengenai KEK dan mendapatkan pengalaman baru dalam pemeriksaan status gizi sederhana melalui pengukuran LILA yang dapat menjadi langkah awal dalam mengenali kondisi kesehatannya. Selain itu, sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung upaya pencegahan KEK, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas.(Nn).
















