TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dalam upaya meningkatkan kualitas program magang praktik industri, Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap mahasiswa yang menjalani magang di Nhanas Donut, Kabupaten Pinrang.
Program magang yang berlangsung selama enam bulan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan mahasiswa dalam usaha kuliner, khususnya di bidang bakery.
Kegiatan monitoring ini berfokus pada lima aspek utama, yakni Mutu kompetensi awal mahasiswa, untuk menilai kesiapan peserta sebelum terjun ke industri. Mutu pelaksanaan, guna memastikan program berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kemudian mutu relevansi kurikulum, agar materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Mutu sarana dan prasarana, guna mendukung pembelajaran praktik yang optimal.
Selanjutnya, mutu kerja sama industri, agar sinergi antara institusi pendidikan dan dunia usaha semakin erat.
Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya terbatas pada keterampilan teknis dalam pembuatan aneka donat, teknik dekorasi, serta manajemen produksi dan pemasaran, tetapi juga dalam aspek soft skills seperti kerja tim, komunikasi, dan manajemen waktu.
Dosen pembimbing magang, Yusrianti, S.Sn., M.Pd, menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan mahasiswa mendapatkan manfaat maksimal dari magang industri.
“Kami ingin memastikan bahwa pengalaman yang mereka peroleh relevan dengan kebutuhan industri dan dapat meningkatkan kompetensi mereka setelah lulus,” ujarnya.
Sementara itu, owner Nhanas Donut, Ibu Nandha Natsir, mengapresiasi program ini karena turut membantu industri dalam mencetak tenaga kerja siap pakai.
“Kami melihat mahasiswa sangat antusias dan berkembang pesat selama magang. Banyak dari mereka yang menunjukkan potensi besar di bidang bakery,” katanya.
Dengan adanya monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan program magang praktik industri dapat terus berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa, industri, serta dunia pendidikan vokasional di Indonesia. (ibe)
















