Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Enam Hari Skrining HIV di Beberapa Lokasi, 366 LC Diperiksa, Hasilnya: Nol Kasus!

×

Enam Hari Skrining HIV di Beberapa Lokasi, 366 LC Diperiksa, Hasilnya: Nol Kasus!

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Sebuah kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Sidrap. Selama enam hari pelaksanaan skrining HIV yang digelar di delapan titik berbeda, sebanyak 366 LC diperiksa dan hasilnya mengejutkan tidak ditemukan satu pun kasus positif HIV.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim kesehatan Puskesmas Lawawoi bekerja sama dengan Ashesi Sidrap. Meski demikian, dari total sampel yang diperiksa, 24 hasil dinyatakan error dan perlu skrining ulang. Dari jumlah itu, empat sudah diperiksa kembali dan semuanya dinyatakan negatif.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Rangkaian skrining ditutup secara resmi pada Sabtu, 28 Juni 2025, di kantor Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu. Program ini berlangsung atas kolaborasi Ashesi Sidrap dan pemerintah Kelurahan Arawa, dengan dukungan penuh dari Lurah Arawa, Babar.

Sebelum pemeriksaan dimulai, konselor kesehatan Hj Junaida memberikan edukasi penting seputar HIV. Ia menekankan bahwa HIV hanya dapat ditularkan melalui tiga jenis cairan tubuh, darah, cairan kelamin, dan ASI. Ia juga membantah berbagai mitos yang masih beredar.

“Berjabat tangan, berpelukan, makan bersama itu semua tidak menularkan HIV. Yang berisiko adalah hubungan seksual tanpa pengaman, penggunaan jarum suntik narkoba, atau transfusi darah yang tidak steril,” tegasnya.

Junaida juga mengingatkan bahwa HIV bisa berada dalam tubuh selama bertahun-tahun tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan berkala setiap tiga bulan sangat disarankan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.

Ia juga menginformasikan bahwa obat pencegahan HIV, yang dikenal dengan nama PrEP, kini tersedia gratis di empat puskesmas di Sidrap Lawawoi, Maritenggae, Tanru Tedong, dan Rappang.

Ketua Ashesi Sidrap, Suriadi Ngate, SE, SH, menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan. Menurutnya, ini langkah konkret untuk mendeteksi lebih awal dan menekan angka penularan HIV.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Lurah Arawa dan tim kesehatan HIV Puskesmas Lawawoi atas kerja kerasnya. Kegiatan ini berjalan sukses. Terima kasih juga kepada Pemkab Sidrap atas dukungannya,” ujarnya.

Program ini menjadi tonggak penting dalam pendekatan layanan kesehatan yang lebih inklusif dan menyasar kelompok rentan. Sebuah langkah berani demi masa depan yang lebih sehat dan aman dari ancaman HIV/AIDS. (Ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics