TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidrap mendesak Polres Sidrap untuk mengusut tuntas dugaan kecurangan seleksi atau tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Desakan tersebut dilakukan anggota DPRD Sidrap setelah adanya aksi unjuk rasa oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang, Senin, 1 November 2021.
Anggota DPRD Sidrap, Zainal Husain menegaskan, supaya Polres Sidrap secepatnya turun melakukan penyelidikan soal dugaan kecurangan seleksi CPNS.
“Inikan sudah jelas ada 62 orang di Sidrap diduga melakukan kecurangan. Apalagi sudah pernyataan MenPANRB untuk mengusut tuntas kecurangan secara keseluruhan,” ujarnya.
Kader dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu secara terang-terangan menyebut Sidrap juga sebagai lumbung calo CPNS. Hal ini, kata dia tidak bisa dibiarkan.
“Usut tuntas. Tidak perlu menunggu perintah pimpinan Polri. Tidak perlu instruksi Kapolri, sebab sudah ditemukan kejanggalan. Kok, daerah lain sudah menerapkan tersangka,” ucapnya.
Ia menegaskan, bahwa Polisi tidak boleh diam atas kesalahan hukum dilapangan. Sebab, pelanggaran sudah jelas.
Terpisah, Kapolres Sidrap, AKBP Ponco Indriyo menyampaikan, bahwa pihaknya sementara melakukan pendalaman soal dugaan kecurangan tes CPNS Sidrap yang melibatkan 62 peserta.
“Ini baru kita melakukan pendalaman. Dan saya sudah berkoordinasi Satreskrim untuk mengusut tuntas kasus tersebut,” ujarnya.
Disisi lain, bilamana ada peserta dari 62 orang yang merasa dirugikan oleh calo CPNS diharap segera melapor ke Polres Sidrap. Hal itu untuk lebih memudahkan polisi melakukan penyelidikan. (MDS/Ibe)
Editor: Ibrahim
















