Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Enrekang

Bupati Pimpin Penurunan Bendera, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar di Enrekang

×

Bupati Pimpin Penurunan Bendera, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar di Enrekang

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, ENREKANG — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Abu Bakar Lambogo, Enrekang, Senin (17/8/2026) sore. Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga memimpin langsung upacara penurunan Bendera Sang Merah Putih sebagai rangkaian penutup peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Yusuf Ritangnga bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Ridwan, Pasi Pers Kodim 1419/Enrekang, sedangkan Komandan Upacara dijabat Kapten CZI Roy Liwan, Pasi Ops Kodim 1419/Enrekang.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Upacara yang dimulai sekitar pukul 17.00 Wita tersebut dihadiri Wakil Bupati Enrekang, Sekda, jajaran Forkopimda, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, Ketua TP-PKK, perwakilan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Rangkaian upacara berlangsung dalam suasana penuh penghormatan. Setelah laporan kesiapan pasukan, Bupati Yusuf Ritangnga menuju mimbar untuk memimpin prosesi penurunan bendera.

Salah satu momen yang paling khidmat terjadi saat mengheningkan cipta. Bupati mengajak seluruh peserta menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Marilah kita sejenak menundukkan kepala, mengenang dan mengirimkan doa kepada arwah para pahlawan. Mengheningkan cipta dimulai,” ujar Yusuf Ritangnga.

Setelah itu, sebanyak 70 anggota Paskibraka Kabupaten Enrekang menjalankan tugas menurunkan Sang Merah Putih. Para pelajar dari sejumlah sekolah tersebut tampil dengan gerakan kompak dan formasi yang rapi setelah sebelumnya menjalani latihan untuk menjalankan tugas kenegaraan.

Prosesi penurunan bendera berlangsung lancar. Sang Merah Putih perlahan diturunkan dari tiang utama dalam suasana hening, sebelum kemudian dilipat dan disimpan sesuai tata upacara.

Komandan Paskibraka dalam prosesi tersebut dipercayakan kepada Serma Bakri, Babinsa Koramil 02/Enrekang. Setelah penurunan bendera selesai, Danup melaporkan kepada Inspektur Upacara bahwa seluruh rangkaian telah terlaksana.

Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Bupati Yusuf Ritangnga selanjutnya meninggalkan mimbar setelah menerima laporan bahwa seluruh prosesi penurunan bendera telah selesai.

Berakhirnya upacara penurunan bendera sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Enrekang.

Namun, bagi Bupati Yusuf Ritangnga, berakhirnya rangkaian upacara bukan berarti berakhir pula semangat kemerdekaan. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan, kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga semangat gotong royong dan nilai-nilai kemerdekaan senantiasa membara di hati seluruh masyarakat Enrekang,” kata Yusuf Ritangnga.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, semangat perjuangan perlu terus diteruskan melalui kerja nyata, persatuan dan pengabdian untuk kemajuan daerah.

Dengan diturunkannya Sang Merah Putih di penghujung peringatan HUT ke-81 RI, Enrekang menutup hari kemerdekaan dengan pesan sederhana namun kuat: bendera boleh diturunkan, tetapi semangat kemerdekaan harus tetap berkibar di hati seluruh masyarakat. (Andi Erna) 

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics