Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NewsSIDRAP

Bupati Dollah Mando Obati Kerinduan Warga Perantau Asal Sidrap di Kendari

×

Bupati Dollah Mando Obati Kerinduan Warga Perantau Asal Sidrap di Kendari

Sebarkan artikel ini

Selain Bupati Sidrap dan Walikota Kendari, turut pula hadir Ketua Kadin Sidrap, AM. Muh Yusuf Ruby,SE, Ketua Karang Taruna Sidrap Muh Yusuf Dony,SH,MKn serta Ketua PWI Sidrap-Enrekang H.Purmadi Muin,SH serta seluruh sesepuh tokoh masyarakat Sidrap dan undangan lainnya.

Adapun Ketua Pengurus Daerah keBugis Kota Kendari yang dilantik H.Amir Ali,SE sebagai Ketua dan Andi Aulia A.Djusman,SH,MKn sebagai Sekertaris.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Sebelum bertolak pulang ke Sidrap Sulawesi Selatan, H.Dollah Mando menitipkan harapan warga Sidrap diperantauan di Sultra untuk bersinergi membangun Kota Kendari pada khususnya dan Sultra pada umumnya, dan terutama daerah asalnya di Sidrap.

“Saya harap masyarakat Kendari dan Sulawesi Tenggara asal Sidrap terus menjaga nama baik daerah dan komitmen membantu pemerintah membangun daerah yang lebih baik lagi, terutama membangun daerah asal karena Sidrap butuh sinergitas membangun daerahnya bersama pemerintah,”harap Dollah Mando.

Diketahui, ada sedikitnya 3.000 warga pendatang menetap di Sultra adalah warga asal Kabupaten Sidrap. Namun tercatat itu baru hampir 300 Kepala Keluarga yang bisa terdata menetap berdomisili di Kota Kendari.

“Rupanya warga Sikampotta Sidrap banyak juga berdomisili di Sultra umumnya, dan baru terdata di Kota Kendari ada 300 Kepala Keluarga berada di Kendari. Insyaallah amanah kami jaga kerukunan sesama paguyuban lainnya, terutama KKSS sesama perantau,”ungkap Ketua PD KeBugis Kendari H.Amir Ali.

Ketua Umum PB KeBugis Pusat H.
Mashur Mohammad Alias berpesan kepada pengurus baru baik di tingkat wilayah maupun di daerah yang baru saja dilantik untuk tetap kompak dan bekerja sama dengan semua warga sesama perantau, menjunjung tinggi nilai-nilai budaya kearifan lokal dan bersinergis kompak membantu pemerintah membangun daerah asal maupun tempat tinggal.

“Pesan saya jaga kekompakan dan bekerja sama bersinergis pemerintah serta hindari konflik perpecahan dalam tubuh Kebugis, riak riak di dalam organisasi itu hal biasa, namun tetap selalu dijaga dengan prinsip “Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge,”tandas H.Mashur berpesan. (dso/Ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics