TOPNEWS1.ONLINE, JAKARTA — Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) As-adiyah, H Bunyamin Yapid menanggapi poto Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Nazaruddin soal dialog ke semua agama.
Owner PT Annur Maarif itu mengatakan bahwa masjid istiqlal itu adalah masjid megara, dan negara Indonesia banyak Agama, maka imam besarnya harus membuka dialog dengan semua agama.
“Sama saja kalau Menteri Agama ke acaranya pendeta atau gereja, apakah menteri agama salah di sini?”, tanya H Bunyamin Yapid LC MH, Sabtu, 27 Juli 2024.
Dikatakannya, bahwa Allah saja berdialog dengan Malaikat dan bahkan Allah berdialog dengan kita, saat kita dalam kandungan, Allah berdialog dengan kita, apakah saya Tuhanmu.
“Allah berdialog dengan nabi-nabinya. Jadi dialog adalah ajaran Allah SWT,” ujarnya.
Disebutkan, Allah berfirman dalam Al-qur’an
سيقول السفهاء من الناس
Siapa السفهاء itu?? Artinya secara terjemahan adalah orang BODOH
Tapi bukan hanya Itu krn itu صفة مشبه bisa saja berarti orang itu pintar tp ada urusan tertentu pengetahuannya hanya 1 meter persegi.
Itulah yang biasa banyak bertanya dan bahkan biasa justru menyimpulkan pemikirannya yang 1 meter persegi itu akhirnya menyesatkan orang.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Prof Nasruddin Umar jadi tamu istimewa kerajaan Arab Saudi.
Ketua Umum Pondok Pesantren As’Adiyah ini menghadiri undangan MBS di Jeddah setelah menjadi pembicara di Utah, Amerika Serikat.
Prof Nazaruddin menjadi salah satu tamu istimewa di kerajaan Arab Saudi dalam acara Konferensi Majelis Raja Salman Dalam Pengembangan Masjid Nabawi Syarif sebab dirinya dianggap tokoh berpengaruh dalam Dunia Islam.
Imam besar Istiqlal ini menampakan kaki di Arab Saudi pada 07-12 Oktober. Undangan tersebut menjadi luar biasa karena dilanjutkan dengan ibadah Umrah.
Dalam Kunjungan in, dirinya didampingi Lasung H.Bunyamin Yafi, Owner Travel Umroh An Nur Maarif dan Juga Ketua Yayasan Pondok pesantren As’adiyah Sengkang Wajo.
Prof Nazaruddin mengungkapkan rasa bahagianya telah menjadi tamu kehormatan Kerajaan Arab Saudi.
“Alhamdulillah ini pengalaman pertama ke Saudi dijemput depan pesawat oleh protokol kerajaan Saudi dan mobil BMW ke imigrasi khusus dan lounge Khusus. Berkah bersama Ulama, ketua umum PP As’adiyah, Imam besar istiqlal,” tuturnya. (dso/ibe)
















