Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Bermarkas di Tanru Tedong Sidrap, Polisi Bongkar Sindikat Pembobol Rekening Rp750 Juta

×

Bermarkas di Tanru Tedong Sidrap, Polisi Bongkar Sindikat Pembobol Rekening Rp750 Juta

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, MAKASSAR – Aksi sindikat pembobolan rekening kembali terbongkar. Satreskrim Polres Salatiga berhasil menangkap tiga pelaku asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang menguras tabungan seorang nasabah hingga Rp750 juta.

Para pelaku yakni Muhammad Ansyar (37), Agus Salim (34), dan Sunarti (36), pasangan suami-istri, diringkus di sebuah rumah di Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, diduga markas para pelaku menjalankan aksinya.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Penangkapan dilakukan Tim Resmob Polres Salatiga dengan dukungan Unit Resmob Polres Sidrap dan Ditreskrimum Polda Sulsel.

Kasus bermula dari laporan korban Ari Wibowo (48), warga Salatiga, yang tak bisa lagi mengakses rekeningnya sejak awal Agustus 2025.

Setelah dicek, kartu ATM miliknya ternyata sudah diganti oleh seseorang di Bank KCU Parepare menggunakan KTP palsu.

Dari kartu baru tersebut, para tersangka leluasa melakukan penarikan tunai dan transfer hingga total Rp750.747.508.

Barang bukti yang disita cukup mengejutkan, mulai dari belasan KTP palsu, kartu ATM, buku tabungan, 19 unit ponsel, 15 kartu SIM, hingga dua motor yang diduga dibeli dari hasil kejahatan.

Fakta ini mengindikasikan adanya jaringan lebih luas yang piawai memanipulasi data kependudukan sekaligus sistem perbankan.

Kapolres Salatiga AKBP Veronica menegaskan ketiga tersangka dijerat pasal berlapis tentang pencurian, pemalsuan surat, dan penipuan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih hati-hati menjaga data pribadi.

“Jangan sembarangan memberikan salinan KTP atau dokumen penting. Segera laporkan bila ada transaksi mencurigakan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi alarm keras di tengah era digital, di mana data pribadi tak ubahnya aset berharga. Kebocoran sekecil apa pun bisa menjadi pintu masuk sindikat kriminal untuk menguras rekening masyarakat. (Ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics