Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Belajar Dari Sawah: Mahasiswa Magang Prodi Agroteknologi Mengidentifikasi Karakter Varietas Padjajaran Dan Strategi Awal Pengendalian Penggerek Batang

×

Belajar Dari Sawah: Mahasiswa Magang Prodi Agroteknologi Mengidentifikasi Karakter Varietas Padjajaran Dan Strategi Awal Pengendalian Penggerek Batang

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Pada hari Jum’at, 11 Februari 2026, mahasiswa magang Program Studi Agroteknologi melaksanakan kegiatan lapangan bertajuk “Mengamati Varietas Tanaman Padi Padjajaran dan Mengamati Ciri Telur Penggerek Batang” di lahan persawahan IKB Sereang. Kegiatan ini berlangsung di hamparan sawah yang hijau dan subur, menghadirkan suasana pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Mahasiswa didampingi langsung oleh Pak Yunardi selaku pimpinan IKB, yang memberikan arahan teknis sekaligus berbagi pengalaman lapangan terkait budidaya dan pengendalian hama pada tanaman padi.

Kegiatan diawali dengan pengamatan morfologi varietas padi Padjajaran, meliputi tinggi tanaman, warna daun, bentuk malai, serta kondisi pertumbuhan secara umum. Mahasiswa melakukan pencatatan dan dokumentasi sebagai bagian dari proses identifikasi karakter unggul varietas tersebut. Selanjutnya, pengamatan difokuskan pada keberadaan telur hama penggerek batang yang biasanya ditemukan menempel pada permukaan daun.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Pendampingan langsung dari Pak Yunardi memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya deteksi dini serangan hama. Beliau menjelaskan bahwa pengenalan ciri telur penggerek batang sejak awal dapat membantu petani melakukan tindakan pengendalian secara tepat dan ramah lingkungan. Diskusi interaktif pun terjadi di tengah sawah, memperkaya wawasan mahasiswa mengenai integrasi teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.

Menurut Musdalifa, salah satu mahasiswa magang, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman langsung dalam mengidentifikasi varietas unggul dan mengenali gejala awal serangan hama. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran di lapangan membuatnya lebih memahami pentingnya ketelitian dalam pengamatan serta kesiapan dalam mengambil keputusan pengendalian. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai calon sarjana pertanian dalam mendukung ketahanan pangan. (ibe) 

 

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics