TOPNEWS1.ONLINE.BONE.-– Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Ananda Rezky Cahyani, mahasiswi KKN 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Belajar Bersama, Budaya Terjaga” yang bertujuan untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda melalui kegiatan edukatif dan interaktif.
Program ini dilaksanakan di SD Inpres 6/75 Hulo 15–16 Juli 2026 dan di SD Inpres 12/79 Hulo 22–23 Juli 2026, dengan sasaran utama siswa sekolah dasar.
Kegiatan ini memadukan pembelajaran mengenai pentingnya melestarikan budaya, pengenalan berbagai permainan tradisional seperti Dende, Asing, dan Bom, serta edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak di era digital.
Melalui pendekatan yang menyenangkan, para siswa diajak untuk memahami bahwa permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter positif seperti kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.
Seluruh rangkaian kegiatan dipandu dan diawasi oleh Ananda Rezky Cahyani, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Antropologi, Universitas Hasanuddin, bersama tim KKN 116 Desa Hulo.
Dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan partisipatif, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi, diskusi interaktif, hingga praktik permainan tradisional secara langsung di lingkungan sekolah.
Sebagai luaran (output) dari program kerja ini, tim KKN menyusun Modul “Belajar Bersama, Budaya Terjaga” yang memuat materi mengenai pelestarian budaya lokal, pengenalan permainan tradisional, edukasi penggunaan gadget secara bijak, serta panduan pelaksanaan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh guru maupun pihak sekolah sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Penyusunan modul ini diharapkan mampu memperluas manfaat program sehingga tidak hanya dirasakan selama kegiatan KKN berlangsung, tetapi juga dapat digunakan sebagai referensi dalam proses pembelajaran di masa mendatang.
Melalui program kerja “Belajar Bersama, Budaya Terjaga”, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya menjaga warisan budaya, tetapi juga terdorong untuk menerapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa KKN 116 Universitas Hasanuddin dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar tetap mencintai budaya bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi. (Nn).
















