Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PINRANG

Amelia Anabel Christine M, Mahasiswi KKN-T Unhas Kenalkan Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai Solusi Pengolahan Limbah Organik

×

Amelia Anabel Christine M, Mahasiswi KKN-T Unhas Kenalkan Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai Solusi Pengolahan Limbah Organik

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE. PINRANG. — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Amelia Anabel Christine M, melaksanakan program kerja bertajuk “Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai Bioaktivator dalam Pengolahan Limbah Organik” pada 26 Juli 2026 di Rumah Ibu Ketua PKK, Kelurahan Siparappe, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PKK dan masyarakat setempat.

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai bioaktivator untuk mempercepat proses pengomposan sekaligus mendukung pertanian yang ramah lingkungan.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi mengenai pengertian, manfaat, bahan, serta tahapan pembuatan MOL. Selain itu, dijelaskan pula cara penggunaan MOL sebagai bioaktivator agar limbah organik dapat diolah menjadi kompos yang lebih cepat dan bermanfaat bagi tanaman.

Menurut Amelia Anabel Christine M, pemanfaatan MOL merupakan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengelola limbah organik secara mandiri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai bioaktivator. Selain mengurangi limbah, MOL juga dapat mempercepat proses pembuatan kompos sehingga bermanfaat bagi lingkungan dan pertanian,” ujar Amelia.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Masyarakat aktif mengikuti penyampaian materi dan sesi diskusi serta menunjukkan minat untuk menerapkan pembuatan MOL secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan pengelolaan limbah organik yang lebih berkelanjutan. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna.(Nn).

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics