Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Saluran Air Tertimbun Galian Proyek Irigasi, Petani Bendoro Keluhkan Kerugian

×

Saluran Air Tertimbun Galian Proyek Irigasi, Petani Bendoro Keluhkan Kerugian

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Sejumlah petani di Bendoro, Kabupaten Sidrap, mengeluhkan material galian dari pekerjaan proyek perbaikan irigasi yang diduga menimbun saluran air persawahan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat distribusi air dan merugikan para penggarap sawah yang menggantungkan aktivitas pertanian pada kelancaran aliran irigasi.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Keluhan itu disampaikan sejumlah warga kepada awak media pada Rabu (28/10/2026).

Mereka menilai pekerjaan galian di sekitar lokasi proyek seharusnya dilakukan dengan memperhatikan keberadaan saluran air yang selama ini menjadi jalur distribusi air dari satu petak sawah ke petak sawah lainnya.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, timbunan material galian yang menutup saluran air berpotensi menimbulkan persoalan serius bagi petani, terutama mereka yang lahan persawahannya berada di sekitar lokasi pekerjaan.

Menurutnya, saluran tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan air tanaman padi. Jika alirannya terhambat, petani bisa kesulitan memperoleh pasokan air yang cukup untuk mengairi lahan mereka.

“Galian itu seolah-olah dibiarkan begitu saja tanpa memperhatikan apa yang ada di sekitarnya. Padahal, di situ ada saluran air yang setiap saat digunakan untuk mengalirkan air dari sawah satu ke sawah lainnya,” ungkap warga tersebut.

Para petani berharap pelaksana proyek tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan sekitar dan fasilitas pertanian yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Mereka meminta material galian yang menimbun saluran segera dibersihkan agar fungsi saluran kembali normal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terganggunya distribusi air yang dapat berdampak pada produktivitas pertanian warga.

Bagi petani, kelancaran aliran air merupakan salah satu faktor utama dalam menunjang keberhasilan usaha tani.

Karena itu, pekerjaan perbaikan irigasi yang semestinya mendukung kebutuhan pertanian diharapkan tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

Keluhan ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan pekerjaan proyek irigasi, termasuk penanganan material galian agar tidak menutup saluran air maupun mengganggu fasilitas pendukung pertanian lainnya.

Hingga berita tayang, belum diperoleh keterangan dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab tertimbunnya saluran air tersebut dan langkah penanganan yang akan dilakukan.

Para petani berharap pihak terkait segera turun tangan memeriksa kondisi di lapangan dan memastikan saluran air kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Mereka tidak ingin aktivitas pertanian terusik akibat persoalan yang muncul selama pengerjaan proyek irigasi.

Petani pun berharap perbaikan irigasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan malah menambah beban bagi para penggarap sawah yang setiap musim tanam bergantung pada ketersediaan air. (ibe)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics