TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Turnamen bulutangkis Adinda Cup I 2026 dipastikan segera bergulir di Kabupaten Sidenreng Rappang. Panitia pelaksana resmi menetapkan 20 aturan pelaksanaan demi menjaga ketertiban dan profesionalisme selama kompetisi berlangsung di GOR Risma Lanrang, Sidrap, pada 15 hingga 17 Mei 2026.
Turnamen yang diselenggarakan Panitia Pelaksana Adinda Cup I 2026 dengan sekretariat di RS Adinda Medical Center tersebut akan mempertandingkan kategori ganda putra perorangan dan ganda putri antar instansi se-Kabupaten Sidrap.
Untuk kategori putra, pertandingan dibagi dalam klasifikasi C+/C Under dan C/C sesuai ketentuan dalam brosur resmi turnamen. Sementara kategori putri akan mempertemukan wakil dari berbagai instansi di Sidrap dalam persaingan memperebutkan gelar juara.
Ketua Panitia Adinda Cup I 2026, Suhardi Wawan, menegaskan seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kelancaran jalannya pertandingan.
“Seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia demi kelancaran dan ketertiban turnamen,” ujarnya.
Panitia menetapkan sistem pertandingan menggunakan format gugur dengan skor 21 poin dalam format best of three game. Pengundian bagan pertandingan nantinya dilakukan oleh referee melalui aplikasi resmi PBSI.
Selain itu, panitia juga menggunakan daftar seeded resmi yang dikeluarkan Pengkab PBSI Sidrap. Peserta yang terbukti tidak sesuai kategori saat proses verifikasi akan langsung didiskualifikasi dan lawannya dinyatakan menang walk over (WO).
Aturan lainnya mengharuskan seluruh peserta mengenakan seragam bulutangkis dan hadir minimal 30 menit sebelum pertandingan dimulai. Pemain yang dipanggil tiga kali dengan jeda masing-masing tiga menit namun tidak berada di lapangan akan dinyatakan kalah WO.
Tak hanya peserta, panitia juga meminta manajer tim dan penonton menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung di GOR Risma Lanrang. Panitia bahkan menegaskan berhak memberikan sanksi hingga mengeluarkan pihak yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban turnamen.
Sementara itu, protes pertandingan hanya dapat diajukan oleh peserta atau manajer tim yang hadir dalam technical meeting dengan menyertakan biaya administrasi sesuai ketentuan.
Adinda Cup I 2026 diharapkan menjadi ajang kompetitif sekaligus hiburan olahraga yang mampu meningkatkan semangat pembinaan bulutangkis di Kabupaten Sidrap. (ibe)
















