Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Pengalaman Industri Mahasiswa Magang UMS Rappang Jadi Kunci Peningkatan Kualitas di Unit Produksi

×

Pengalaman Industri Mahasiswa Magang UMS Rappang Jadi Kunci Peningkatan Kualitas di Unit Produksi

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Unit Produksi Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang mencatatkan peningkatan signifikan dalam kualitas produksi.

Peningkatan ini dipicu oleh kontribusi mahasiswa yang baru saja menyelesaikan program magang industri selama enam bulan.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Sebagai laboratorium kuliner yang berperan sebagai teaching factory, Unit Produksi kini menjadi ruang praktik sekaligus inovasi yang mencerminkan standar industri nyata.

Mahasiswa yang telah terjun langsung ke dunia kerja membawa pulang ilmu, keterampilan, dan wawasan terbaru yang kemudian diterapkan di lingkungan kampus.

Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, M.Pd., menyampaikan bahwa pengalaman industri tersebut menjadi penguat dalam pengembangan teaching factory.

“Setelah enam bulan magang di industri, mahasiswa kami kembali dengan pengalaman berharga yang langsung diaplikasikan di laboratorium. Hal ini memperkuat konsep teaching factory, di mana laboratorium kami tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang inovasi yang terhubung langsung dengan dunia industri,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa, Ildayanti, yang mengikuti program magang turut membagikan pengalamannya.

“Pengalaman enam bulan di industri sangat membuka wawasan saya. Kini, saat kembali di laboratorium, saya bisa menerapkan standar kualitas dan teknik produksi yang sebenarnya, sehingga kualitas produk di Unit Produksi semakin meningkat,” ungkapnya.

Yusrianti, S.Sn., M.Pd., selaku dosen pendamping magang, turut menegaskan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam dunia kerja sebagai jembatan antara teori dan praktik.

“Selama proses magang, kami memastikan mahasiswa mendapat pengalaman yang relevan dengan bidangnya. Setelah kembali, mereka tidak hanya membawa pengetahuan baru, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam peningkatan mutu produksi di unit-unit pembelajaran kampus,” jelasnya.

Model pembelajaran berbasis industri ini dinilai efektif dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain mencetak lulusan yang lebih siap bersaing, pendekatan ini juga membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas produk yang dihasilkan oleh Unit Produksi.

Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasional dan dunia industri sebagai upaya memajukan sektor pendidikan dan industri kuliner di Indonesia. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics