TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas karya ilmiah mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner (Himavoser) Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Karya Ilmiah pada Senin (8/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Riset dan Keilmuan, dengan tajuk “Dari Ide ke Publikasi: Panduan Praktis Menulis Karya Ilmiah bagi Mahasiswa.”

Acara ini menghadirkan narasumber Yayuk Astuti, S.Pd., M.A.P, seorang akademisi berpengalaman yang memberikan materi seputar strategi menulis karya ilmiah yang efektif, termasuk pengenalan berbagai alat bantu berbasis teknologi.
Dalam paparannya, Yayuk menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses penulisan akademik, mulai dari tahap perumusan ide, penyusunan struktur tulisan, hingga editing akhir.
“AI saat ini dapat menjadi mitra yang sangat membantu dalam proses menulis. Namun, yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa tetap menjaga orisinalitas dan integritas ilmiahnya,” ujar Yayuk di hadapan para peserta, Rabu, 9 Juli 2025.
Selain AI, narasumber juga memperkenalkan berbagai aplikasi pendukung penulisan ilmiah, seperti manajemen referensi (Zotero, Mendeley), pengecekan plagiarisme, serta teknik menyusun daftar pustaka yang sesuai dengan standar akademik.
Ketua Bidang Riset dan Keilmuan Himavoser, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga layak untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah.
“Kami ingin menciptakan budaya riset yang kuat di kalangan mahasiswa, khususnya dalam lingkup vokasional. Bimtek ini menjadi wujud nyata komitmen Himavoser dalam mendukung pengembangan kapasitas keilmuan anggota,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan. Banyak mahasiswa yang mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih percaya diri untuk memulai menulis karya ilmiah mereka sendiri.
Dengan terselenggaranya bimtek ini, Himavoser berharap mampu membangun ekosistem akademik yang produktif dan mendorong mahasiswa untuk aktif dalam riset serta publikasi ilmiah. (ibe)

















