TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) tengah melaksanakan praktik magang industri di Lylo Donut, Pinrang.
Kegiatan yang berlangsung selama enam bulan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan daya saing mahasiswa di dunia kerja, khususnya dalam bidang bakery dan pastry.
Tahun ini menjadi angkatan kedua dari pelaksanaan magang di Lylo Donut sebagai wujud nyata kerja sama antara kampus dan industri. Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan praktis mahasiswa melalui pembelajaran langsung di lingkungan usaha yang profesional.
Dosen pembimbing magang, Hartati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa keterlibatan industri sangat penting dalam mendukung pendidikan vokasional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata yang membentuk kesiapan kerja dan etos profesional mereka,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa magang, Andi Nisa, membagikan pengalamannya selama menjalani program tersebut.
“Saya belajar banyak mulai dari mengolah roti dan donat, hingga menghias cake dengan berbagai teknik. Pengalaman ini sangat bermanfaat dan menambah kepercayaan diri saya untuk terjun ke dunia pastry,” ujarnya.
Kerja sama ini mendapat dukungan penuh dari pemilik Lylo Donut, pasangan suami istri Herman Syah A. Paturusi dan Suhaemi Askin. Dengan tangan dingin dan komitmen tinggi terhadap pendidikan, mereka tidak hanya membuka ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga membimbing langsung proses kerja di dapur produksi.
“Kami merasa senang bisa ikut berkontribusi dalam pengembangan SDM di bidang kuliner. Melihat semangat belajar mahasiswa menjadi motivasi tersendiri bagi kami,” ungkap Irent Paturusi, sapaan akrab owner lylo donut.
Dengan adanya program ini, UMS Rappang berharap lulusan prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner semakin siap bersaing di dunia industri maupun membangun usaha kuliner mandiri. (ibe)

















