Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
SIDRAP

Kolaborasi UMS Rappang dan Nasyiatul Aisyiyah Dorong Perempuan Melek Digital dan Tolak Politik Uang

×

Kolaborasi UMS Rappang dan Nasyiatul Aisyiyah Dorong Perempuan Melek Digital dan Tolak Politik Uang

Sebarkan artikel ini

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – 28 April 2025 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UM Sidenreng) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Berlokasi di aula Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sidrap, tim dosen dan mahasiswa UM Sidenreng menggelar pelatihan bertajuk “Pemberdayaan Perempuan melalui Edukasi Digital dan Pendidikan Politik”.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Riset Muhammadiyah Batch VIII Tahun 2024, yang diketuai oleh Yayuk Astuti, dosen Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.

Turut terlibat pula dosen pendamping Sundari, serta dua mahasiswa, Malik Fajar dan Nurul Qamaria.

Dalam sambutannya, Yayuk menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran politik perempuan, terutama dalam menghadapi realitas politik transaksional yang masih marak di masyarakat.

“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi objek politik, tetapi menjadi subjek perubahan yang mampu mengedukasi lingkungannya melalui teknologi digital,” ujar Yayuk.

Selama satu hari penuh, para peserta yang mayoritas merupakan kader muda Nasyiatul Aisyiyah mengikuti sesi pelatihan literasi digital, diskusi tentang bahaya politik uang, serta workshop pembuatan konten kampanye edukatif. Mereka juga dilatih menggunakan aplikasi seperti Canva dan Google Forms untuk membuat infografis serta survei digital.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah, Qadriyani, S.Pd., mengapresiasi kegiatan ini dan berharap akan menjadi program berkelanjutan di lingkungan mereka.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami merasa didukung dan lebih siap menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah dan edukasi politik,” ungkapnya.

Hasil dari kegiatan ini tidak hanya berupa peningkatan pemahaman peserta, tetapi juga telah menghasilkan konten digital kampanye anti-politik uang yang akan disebarluaskan melalui media sosial komunitas.

Tim pengabdian juga tengah mempersiapkan publikasi artikel ilmiah di Jurnal Abdi Insani serta pengajuan HKI atas modul digital yang digunakan dalam pelatihan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Sidenreng tidak hanya memperkuat posisi akademik sebagai pusat pengembangan ilmu, tetapi juga menjembatani kepedulian sosial dan kemajuan teknologi bagi komunitas lokal. (ibe) 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by ExactMetrics