TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencuri perhatian nasional dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan Panen Raya Padi serentak yang digelar di 14 provinsi se-Indonesia.
Momen istimewa ini turut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, yang disambut hangat oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama jajaran Forkopimda.
Panen raya ini bukan hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga wujud nyata dukungan pemerintah pusat terhadap produktivitas pertanian daerah.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BIPS), Dr. Amin Nur, menyebutkan bahwa Sidrap menjadi bagian dari 161 kabupaten/kota yang melaksanakan panen serentak, dengan Sulawesi Selatan menyumbang 11.300 hektar lahan panen.
Tidak hanya itu, pemerintah juga terus menggulirkan bantuan pertanian, mulai dari 610 unit pompa air yang menyokong 6.500 hektar lahan, hingga program Optimalisasi Lahan Rawa (OPLA) seluas 18.000 hektar yang diusulkan Sidrap dan kini mulai terealisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menekankan pentingnya menjaga harga gabah di kisaran Rp6.700 – Rp6.800 sebagai bentuk apresiasi terhadap petani.
Menariknya, angka ini justru lebih tinggi dari harga pokok pembelian (HPP) nasional yang ditetapkan Presiden, yakni Rp6.500.
“Ini bukti bahwa Sidrap tidak hanya produktif, tapi juga menjadi motor penggerak stabilitas harga pangan nasional,” ujar Bupati dengan bangga.
Dengan kehadiran Presiden dan komitmen daerah, Sidrap semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lumbung padi andalan Indonesia. (ibe)
















