TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP – Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Pertanian hari ini melaksanakan kegiatan praktik lapangan dengan membangun sistem irigasi tetes untuk budidaya melon di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Bukit Melintang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian, khususnya dalam budidaya melon yang membutuhkan suplai air yang stabil dan merata.
Irigasi tetes dipilih sebagai solusi karena mampu memberikan air secara perlahan langsung ke akar tanaman, sehingga mengurangi risiko pemborosan air dan meningkatkan hasil panen.
Menurut salah satu mahasiswa yang terlibat, sistem irigasi ini dirancang dengan menggunakan selang khusus yang dilengkapi lubang-lubang kecil, yang memungkinkan air menetes secara berkala sesuai dengan kebutuhan tanaman.
“Kami berharap sistem ini bisa membantu petani setempat dalam mengoptimalkan produksi melon dengan teknik yang lebih hemat air dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak P4S Bukit Melintang, yang melihat penerapan irigasi tetes sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pertanian di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang mereka pelajari ke dalam praktik nyata. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi petani lainnya,” kata perwakilan dari P4S.
Dengan adanya program ini, diharapkan sistem irigasi tetes dapat diterapkan secara lebih luas di sektor pertanian lokal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian di Bukit Melintang dan sekitarnya. (ibe)
















