TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Tanggul penahan dinding di tikungan nona-nona, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap ambruk beberapa waktu lalu.
Ambruknya tanggul tersebut menjadi tanda tanya soal kualitas pengerjaan yang dikerja oleh CV Rama pada tahun anggaran 2020.
Pihak penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidrap ataupun dari Tipikor Satreskrim Polres Sidrap akan turun mengusut hasil pengerjaan tersebut.
Kasi Intel Kejari Sidrap, Adit mengatakan, akan turun melakukan pengecekan terlebih dahulu soal adanya laporan ambruknya tanggul penahan dinding itu.
Pihaknya akan turun mengecek kualitas pengerjaan apakah sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau tidak.
Sementara, Kabid Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang Sidrap, Muhammad Yusuf selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan pengerjaan tersebut sudah sesuai RAB.
“Yang pengerjaan utamanya sebenarnya adalah pengaspalan dengan volume 500 meter dengan anggaran Rp1,9 Miliar. Itu tanggul penahan dinding hanya mengikut,” ucapnya, Selasa, 14 Desember 2021.
Dikatakannya, bahwa ambruknya tanggul tersebut dikarenakan faktor alam hujan deras beberapa hari terakhir.
“Itu akibat pengaruh alam, karena hujan deras beberapa hari. Jadi ada tekanan air besar dari atas makanya tergerus,” ucapnya.
Kendati demikian, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan CV Rama asal Parepare untuk melakukan perbaikan kembali, meski masa pemeliharaannya sudah lewat. (MDS/Ibe)
Editor: Ibrahim
















