TOPNEWS1.ONLINE, JAKARTA — Wakil Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Syamsul Munir hadir mewakili Ketua Umum BPP KKSS dalam acara Mubes Kebugis ke-1 di Hotel Kartika Candra Jakarta, Sabtu malam, 20 November 2021.
“Kebugis adalah salah satu pilar dari BPP KKSS. Atas nama Ketua Umum BPP KKSS, Muchlis Patahna. Saya menyampaikan sambutan ini. Ketua Umum sedang mengadakan kunjungan ke acara KKSS di Sorong, Papua Barat,” ucap Syamsul Munir, Wakil Ketua Umum BPP KKSS bidang Hubungan Luar Negeri.
Dia menyampaikan, bahwa Ketua Umum BPP KKSS berharap Mubes Pertama Kebugis dapat berjalan lancar dan sukses memilih pemimpin yang dapat bersinergi dan proaktif konsolidasi organisasi.
Sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Internasional, izinkan menyampaikan dua hal, Pertama, pada akhir abad 17 dan awal abad ke18, ada tiga tokoh Bugis terdampar di pulau Aceh: (i) Teuku Sieundri (asal Sidrap); (ii) Teuku Sigeuri (mungkin asal Segeri, Pangkep); dan (iii) Daeng Mansur. Teuku Sieundri dan Teuku Sigeuri adalah ulama dan Daeng Mansyur (Tgk. Chik Di Reubee) adalah Panglima Perang.
Dalam sejarah Aceh dikisahkan, putra Raja, Sultan Iskandarsyah, Sultan Iskandar Tsani menikah dengan putri Daeng Mansur, Siti Safiuddin Nurul Alam. Setelah tiga tahun Sultan Iskandar Tsani mengganti ayahnya, ia wafat dan digantikan oleh Siti Safiuddin ( Sultanah Sri Tajul Alam Safiatuddin Syah) sebagai Ratu Pertama yang memerintah di Aceh. Raja-Raja Aceh kemudian silih berganti hingga Indonesia Merdeka. Pengaruh Ulama asal Sidrap cukup berpengaruh di Aceh.
Kedua, orang Bugis yang dikenang di Pulang Penyengat, Pangkal Pinang, adalah Raja Ali Haji yang telah mengarang sajak terkenal, “Gurindam 12” dan “Kamus Bahasa Melayu”. Buku kedua ini yang mengilhami dan menginspirasi pemuda Indonesia (*_menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan_*) untuk mengikrarkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1908.
“Saya ingin menutup Sambutan malam ini dengan mengatakan bahwa sumbangan putra-putra Bugis ke bangsa ini sangat besar. Selamat ber-Mubes Besar untuk warga Kebugis. Terima kasih,” tandasnya. (*)
Penulis: M. Saleh Mude
















