TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Alumni Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Sidenreng Rappang (IPMI Sidrap) bersiap menggelar pertemuan akbar dalam agenda Silaturahmi Alumni IPMI Sidrap 2026 yang akan mempertemukan para alumni dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut rencananya akan dipusatkan di Rumah Jabatan Bupati Sidrap pada Ahad, 22 Maret 2026 mendatang, di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah berkiprah selama sekitar tujuh dekade, IPMI Sidrap memiliki perjalanan panjang dalam membina generasi muda daerah.
Organisasi ini didirikan pada tahun 1956 di Makassar dan dikenal sebagai organisasi kedaerahan yang menghimpun pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Sidenreng Rappang yang menempuh pendidikan di berbagai daerah.
Seiring perjalanan waktu, IPMI Sidrap telah melahirkan banyak alumni yang kini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan berkiprah di beragam bidang, baik pemerintahan, profesi hukum, pendidikan, maupun sektor lainnya.
Melihat besarnya jaringan alumni tersebut, sejumlah alumni kemudian menginisiasi pertemuan akbar sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.
Rencana kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.
Hal tersebut terlihat saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah menerima audiensi panitia pelaksana kegiatan dan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Silaturahmi Alumni IPMI Sidrap 2026.
Ketua panitia pelaksana, Surianto, berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum besar untuk mempertemukan para alumni lintas generasi.
Ia juga mengajak seluruh alumni IPMI Sidrap di berbagai daerah untuk memberikan dukungan serta hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
“Silaturahmi ini diharapkan menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan antar alumni sekaligus wadah bertukar gagasan dan memberikan sumbangsih pemikiran demi kemajuan daerah tercinta Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujarnya.
Pertemuan akbar ini diproyeksikan menjadi momentum penting yang tidak hanya memperkuat jaringan alumni, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara alumni, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah ke depan. (ibe)

















