Kemudian pelatihan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan alat kaji permasalahan budidaya pertanian/perkebunan. Pelaksanaan pelatihan juga dilaksanakan di Balai Pertemuan Kantor Desa Sereang tanggal 12 Juni 2019.
“Selain itu, kita juga lakukan penyuluhan tentang keorganisasian dan kewirausahaan pertanian. Serta penyiapan lokasi kebun bibit desa,” ucapnya.
Lebih jauh, Ahmad Mustanir menjelaskan bahwa hasil dari kegiatan tersebut secara umum yakni mampu meningkatkan keberdayaan Kelompok Wanita Tani Lestari.
Utamanya pada meningkatnya pengetahuan, kemampuan manajemen dan keterampilan dari Kelompok Wanita Tani Lestari dalam berorganisasi pada wadah Kelompok Wanita Tani.
Selanjutnya, mampu membuat sebuah perencanaan partisipatif melalui Metode Transect dan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk menyiapkan sebuah kebun bibit desa baru bagi anggotanya.
“Insya Allah, semua kegiatan ini akan kita presentasikan pada Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019 di Yogyakarta, 27 Agustus 2019. Selain itu kegiatan ini akan di publish di Jurnal Nasional ber ISSN,” tandasnya. (erw)

















