Survei Persepsi Warga Tentang Layanan KIBBL di Kabupaten Pangkep, Bappeda : Ini Referensi Yang Baik

  • Whatsapp

PANGKEP, TOPNEWS1.ONLINE — Upaya peningkatan kesehatan Ibu dan Anak Baru lahir (KIBBL) adalah usaha yang perlu dilakukan guna melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas dan berkualitas. Kesehatan ibu dan bayi baru lahir adalah salah satu indikator utama pencapaian derajat kesehatan suatu daerah serta keberhasilan pembangunan kesehatan nasional.

Dalam peningkatan layanan khususnya KIBBL YASMIB (Swadaya Mitra Bangsa) Sulawesi bekerjasama atas dukungan penuh dari program MADANI. Sebelumnya melakukan survey terkait KIBBL di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tujuanya untuk memperoleh umpan balik dari masyarakat mengenai situasi layanan publik khususnya isu KIBBL dan peran masyarakat sipil terkait isu tematik di daerah.

Bacaan Lainnya

Koordinator Program Madani Pangkep YASMIB Sulawesi, M Hidayat menjelaskan, terkait harapan masyarakat untuk perbaikan kualitas layanan KIBBL, diharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep dapat merespon dengan memastikan permasalahan ini, serta kebijakan dan programnya termuat secara jelas dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah sesuai kewenangannya.

Demikian juga halnya bagi Pemerintah Desa. Ada beberapa permasalahan terkait KIBBL bisa diselesaikan melalui perencanaan dan penganggaran desa.
“Selain itu, peran masyarakat dan dunia usaha juga tetap diharapkan untuk mewujudkan Pangkep Sehat khususnya terkait kesehatan ibu dan bayi baru lahir,”jelas M Hidayat, saat ditemui usai desiminasi hasil survai KIBBL, di ruang rapat Bappeda Pangkep, Jumat, 28 Mei, 2021.

Lanjut dijelaskan, secara rinci dari tujuan kegiatan ini untuk menyediakan informasi terkait persepsi masyarakat mengenai situasi layanan publik terkait isu KIBBL, dan bagaimana mengidentifikasi kesenjangan antara arahan kebijakan dan situasi layanan di Kabupaten Pangkep.

Sehingga diharapkan output dari survey ini adalah terdiseminasinya hasil survey umpan balik terkait isu KIBBL dan adanya rekomendasi serta komitmen untuk peningkatan kualitas layanan publik terkait isu KIBBL di Kabupaten Pangkep.

Sementara itu, Kepala bidang sosial budaya dan pemerintahan Bappeda Pangkep, Karya Djusaib menganggap apa yang menjadi hasil survai dari Yasmib merupakan informasi dan data yang baik bagi Pemkab Pangkep.

“Tentu ini menjadi bahan referensi bagi kami. Apalagi, saat ini Pemkab Pangkep gencar dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan, dan terdapat program khusus bapak bupati dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, yang tertuang dalam dasa cita yakni Pangkep sehat,”ungkapnya.

Dalam pertemuan, desiminasi hasil survai tersebut, hadir sebagai peserta diantaranya unsur Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kesbangpol, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Puskesemas Bantimurung, Puskesemas Bonto Perak, Puskesmas Mandalle, Senior FC Madani Sulsel, Simpul Belajar MABACA Pangkep, dan Lembaga Demokrasi Celebes (Lekrac). (rls)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *