TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Sebanyak 9 orang Pengurus Muhammadiyah Boarding School Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (MBS UMS Rappang) melakukan study banding pembelajaran Metode dan strategi peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Islam Athira Makassar, selasa (14/01 /2020).

Hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah.
Ustadz Rais Rahmat Razak, selaku Komite MBS UMS Rappang menyampaikan Kunjungan MBS UMS Rappang Binaan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang ini, dalam rangka untuk mengetahui seluk beluk pembelajaran dan strategi peningkatan mutu sekolah di Sekolah Islam Athira Makassar.
Peserta study banding ini juga mengunjungi unit kerja sekolah yang dikelola oleh Islamic school Athira, seperti asrama Boarding school, SMP, dan SMA Islamic School Athira.
Dalam kesempatan tersebut peserta kunjungan langsung diajak melihat-lihat proses pembelajaran yang ada di sekolah ini, dilanjutkan dengan diskusi yang dilaksanakan di ruang rapat gedung Sekolah Islam Athira.
Selain Boarding school athira para kepala sekolah juga berguru ke MBS Makassar yang semester lalu telah menerima siswa baru. Kehadiran MBS UMS Rappang diharapkan bisa Bersinergi.
Makassar dipilih karena daerah itu terkenal sebagai kota pendidikan sehingga berbagai capaian keberhasilan kegiatan belajar mengajar bisa dipelajari di kota tersebut.
Komite MBS UMS Rappang menegaskan jika studi banding tersebut bukan sebagai hadiah jalan-jalan saja. Namun, para kepala sekolah pun diberi kesempatan untuk melihat langsung sistem pendidikan yang diterapkan.
Para kepsek diharapkan memperoleh pengalaman, tambahan pengetahuan, dan inovasi yang bisa diterapkan di sekolahnya masing-masing sehingga secara bertahap pendidikan di kabupaten ini akan semakin maju dan berkualitas.
Sementara itu, Komite MBS UMS Rappang Rais Rahmat Razak, mengatakan, Kita bisa bangkit kembali karena kita telah memiliki alat untuk kembali bangkit dari keterpurukan, kita punya SDM yg mumpuni yang ahli di bidangnya masing-masing serta memiliki pengalaman.
Mereka adalah generasi milenial, serta kita punya konsep yang berbasis IT sesuai pengembangan teknologi dewasa ini, ucapnya.
“Semoga dengan Studi banding diharapkan menjadi media bagi para kepala sekolah untuk memperoleh banyak referensi tentang penerapan sistem kegiatan belajar mengajar aktif dan efektif”, lanjutnya.
“Saya optimis mengatakan bahwa kita akan menjadi sekolah yang sukses membangun keterampilan dan kecerdasan siswa dengan berbasis Digitalisasi yang tak lepas dari prinsip Al Quran dan Sunnah, tutup Rais yang merupakan Dosen UMS Rappang.(erw)


















