TOPNEWS1.ONLINE.LUWUTIMUR. — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin menghadirkan program kerja Revitalisasi Kolam Trans sebagai upaya mengoptimalkan potensi fasilitas publik 12 Agustus 2026 di Desa Puncak Indah, Kabupaten Luwu Timur.
Kolam Trans merupakan salah satu fasilitas yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang rekreasi dan aktivitas masyarakat. Namun, berdasarkan hasil observasi lapangan, kondisi eksisting kolam masih memiliki sejumlah keterbatasan, mulai dari akses menuju lokasi, fasilitas pendukung yang belum optimal, hingga kedalaman kolam yang saat ini lebih sesuai untuk anak-anak.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN melakukan observasi dan survei lokasi, analisis kondisi eksisting, identifikasi potensi dan permasalahan, hingga penyusunan konsep desain revitalisasi.
Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tapak, sirkulasi, vegetasi, kebutuhan pengguna, serta potensi pengembangan kawasan.
Konsep revitalisasi kemudian dikembangkan melalui visualisasi tiga dimensi, gambar desain, dan maket untuk memberikan gambaran mengenai arah pengembangan Kolam Trans di masa mendatang.
Desain diarahkan agar kawasan tidak hanya berfungsi sebagai kolam renang, tetapi juga dapat menjadi ruang aktivitas dan rekreasi yang lebih nyaman bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Puncak Indah. Salah seorang warga menyampaikan bahwa keberadaan desain revitalisasi memberikan gambaran baru mengenai potensi Kolam Trans yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Bagus kalau bisa dikembangkan seperti ini. Selama ini kolamnya memang sudah ada, tapi belum terlalu banyak digunakan. Kalau sudah diperbaiki dan ditambah fasilitas, pasti masyarakat lebih tertarik untuk datang,” ungkap salah seorang warga Desa Puncak Indah.
Warga juga berharap pengembangan Kolam Trans nantinya tidak hanya menjadi tempat berenang, tetapi dapat menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat desa.
Program ini diharapkan dapat menjadi gagasan awal pengembangan Kolam Trans sekaligus bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam merencanakan peningkatan kualitas fasilitas publik di Desa Puncak Indah.
“Revitalisasi ini bukan hanya tentang memperbaiki kolam, tetapi bagaimana potensi yang sudah ada dapat dikembangkan menjadi ruang yang lebih bermanfaat dan dapat digunakan masyarakat,” ujar tim pelaksana program kerja Revitalisasi Kolam Trans.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNHAS berharap hasil desain yang telah disusun dapat menjadi referensi bagi pengembangan Kolam Trans secara berkelanjutan serta mendorong pemanfaatan potensi desa melalui pendekatan desain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Revitalisasi Kolam Trans Menghidupkan Kembali Potensi, Menghadirkan Ruang untuk Masyarakat.(Ali/dso).














