TOPNEWS1.ONLINE.SIDRAP.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan program kerja individu berupa Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Kantor Lurah Menjadi Kebun Sayur Menggunakan Polybag di Kantor Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Selasa 3 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa KKN-T dalam mendukung pemanfaatan lahan terbatas agar lebih produktif, khususnya di lingkungan perkantoran. Program ini dilaksanakan oleh Juli Qasari, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, sebagai penanggung jawab kegiatan.

Dalam pemaparannya, Juli Qasari menjelaskan bahwa pekarangan merupakan lahan terbuka di sekitar bangunan yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara produktif.
Pemanfaatan pekarangan sebagai kebun sayur, menurutnya, dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, baik pada skala rumah tangga maupun lingkungan perkantoran.
“Penggunaan polybag sangat cocok diterapkan pada lahan sempit seperti pekarangan kantor atau rumah. Selain praktis dan murah, polybag juga mudah dipindahkan sehingga memudahkan dalam perawatan tanaman,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga disertai dengan praktik langsung penanaman sayuran menggunakan sistem tanam polybag. Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN, Windiana, S.Pt., M.Si.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Ibu Lurah Tanru Tedong, staf kelurahan, serta para kepala lingkungan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan Kantor Lurah Tanru Tedong agar menjadi kebun sayur yang produktif, hijau, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta perangkat kelurahan dalam membudidayakan sayuran secara sederhana, hemat biaya, dan berkelanjutan. Kebun sayur berbasis polybag ini diharapkan menjadi sarana edukasi dan percontohan bagi masyarakat untuk diterapkan di pekarangan rumah masing-masing.
Selain mendukung ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan pekarangan secara produktif dan ramah lingkungan, sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam membangun budaya bercocok tanam yang berkelanjutan di Kelurahan Tanru Tedong.(Nn/Dso).

















