TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Aziz, MM turun meninjau sejumlah peternakan di Kabupaten Sidrap, Rabu, 14 April 2020.
Saat turun temui peternak, Abdul Azis didampingi Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, Kadis Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sidrap, Ir Samuel K dan Kabid Peternakan, Amiruddin.
Mereka turun ke beberapa lokasi terkait kasus kematian ribuan unggas jenis itik dan ayam petelur seperti di Kecamatan Baranti dan Tellu Limpoe.
Hal itu dibenarkan Kabid Peternakan Sidrap, Amiruddin saat dihubungi melalui via telpon celuler kepada topnews1.online, Rabu, 15 April 2020.
“Tadi sore kita melakukan peninjauan terhadap kasus unggas yang mati. Kami turun bersama Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Aziz,” ucapnya.
Sementara, hasil rapid test dari sampel yang diambil oleh Tim BBvet menunjukkan bahwa unggas tersebut dinyatakan terserang virus flu burung.
“Anggota kami masih mengumpulkan data berapa unggas yang mati akibat terserang flu burung. Mungkin, besok baru kita ketahui jumlahnya,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, petugas dari Disnakkan Sidrap memberikan disinfektan kepada peternak untuk menyemprotkan cairan itu ke kandang unggasnya.
Selain itu, juga disampaikan agar para peternak mematuhi aturan dalam pemeliharaan ternak, terutama dari sisi pembersihan kandang dan penyemprotan disinfektan secara berkala. (erw/mds)














