Ishak Kenre, SKM, M.Kes
Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk & KB Kab. Sidenreng Rappang
TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Rumah sehatku adalah istanaku, bagi sebagian orang rumah sehat adalah tempat ternyaman di dunia dari rumah bisa berkarya, berkreasi sampai berbisnis, rumah adalah tempat berbagi kasih sayang dengan penuh ketulusan dan kehangantan, dari rumah keluarga dapat mendidik dan menanamkan nilai kecerdasan sosial, inteleketual, emosional, spiritulitas sampai melahirkan generasi sehat, cerdas berkarakter.
Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) tinggal dirumah “ Stay Home” adalah rekomendasi bijak yang wajib dipatuhi setiap orang “apalagi bila merasa sakit” untuk membantu mencegah penyebaran virus ke orang lain, dan dirumah tetap patuh dan displin menjaga perilaku pencegahan diantaranya : Cuci tangan secara teratur selama 20 – 40 detik, dengan sabun dan air bersih, Menerapkan etika batuk secara benar, Tutupi hidung dan mulut dengan tisu sekali pakai atau siku yang tertekuk saat batuk atau bersin.
Hindari kontak dekat (1 meter – 1,5 meter) dengan orang yang tidak sehat. Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan tidak bersih.
Virus corona COVID-19 menyebar dengan cepat dari orang ke orang melalui tetesan bersin atau batuk yang keluar dari orang dengan infeksi COVID-19. Sebagian besar tetesan atau cairan itu jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya -seperti meja, meja, atau telepon.
Orang bisa terpapar atau terinfeksi COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi, sehingga membersihkan daan men-desinfeksi lantai rumah, peralatan dan perabotnya dengan cara yang benar dan aman adalah upaya pencegahan yang sangat dianjurkan saat tetap tinggal dirumah.
Saat Pandemik Covid-19, wilayah kita memasuki musim pancaroba, hujan dengan intensitas rendah- sedang, biasanya ada pola peningkatan kasus infeksi demam berdarah yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti, telur-telur nyamuk aedes aegypti yang dihasilkan pada saat musim kemarau dapat bertahan pada kondisi kering dan saat musim hujan datang kemudian terkena air hujan maka telur-telur tersebut akan menetas. Nyamuk aedes aegypti lebih menyukai genangan air bersih.
Sehingga dianjurkan bagi yang “setia” patuh dirumah mematuhi anjuran physical distancing dalam rangka menghambat penularan virus corona, juga dari rumah kita dan keluarga terus meningkatkan kualitas pencegahan dan pengendalian virus demam berdarah dengan rutin memberantas sarang nyamuk di rumah.
Pembasmian “Pemberantasan“ lebih efektif dan tuntas sebab yang diintervensi adalah tempat perkembangbiakan (fase hidup di air) maka semua generasi nyamuk tersebut akan terbasmi dan nyamuk dewasa tidak dapat bertelur karena tidak ada tempat perkembangbiakan.
Tetap dirumah “Stay Home” untuk aman dari virus corona, juga melakukan aksi nyata melalui strategi PSN 3M PLUS yaitu Gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus.
Dari rumah kita Menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, dan lain-lain, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain-lain Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk untuk aman dari virus demam berdarah. (erw/mds)














