TOPNEWS1.ONLINE, ENREKANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang terus memberikan edukasi politik kepada warga Massenrempulu.
Salah satunya adalah melalui gerakan penyadaran untuk mengawasi proses Pemilu dan praktik money politic (politik uang) yang marak terjadi.

Untuk itu, Bawaslu Enrekang meluncurkan (launching) program Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang.
Sebagai percontohan, Desa Dulang terpilih sebagai desa model untuk menyukseskan program tersebut.
“Dipilihnya Desa Dulang sebagai desa percontohan bukanlah tanpa sebab, tapi Desa Dulanglah yang paling siap menyambut program Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang ini,” kata Uli Nuha, Ketua Bawaslu Kabupaten Enrekang dalam sambutannya, Selasa (27/11/2019)
Awalnya ada 5 desa yang kami survey sebelumnya, yakni Desa Pasang, Mata Allo, Batu Noni, dan Lembang, serta Desa Dulang. Dan akhirnya Desa Dulang kami pilih karena desa inilah yang paling siap dan menyambut baik usulan program ini, lanjutnya.
Dia menambahkan, kiranya program ini bisa meminimalisir terjadinya praktek politik uang. Setahap demi setahap kita akan usahakan untuk menghapus politik uang di Kabupaten Enrekang.
Apalagi program ini sangatlah mulia jika disandingkan dengan ilmu agama, tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dulang, Drs. Sukirman mengaku bersyukur desanya dipilih oleh Bawaslu Enrekang sebagai percontohan Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang.
“Rasa syukur dan terima kasih kami sampaikan kepada Bawaslu Enrekang karena Desa Dulang diberikan amanah sebagai desa percontohan untuk program sadar pengawasan ini,” ujarnya.
Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Enrekang ini berharap agar program ini bisa berkelanjutan.
“Semoga nantinya program ini bisa ditindaklanjuti. Kiranya, launching ini menjadi anak tangga menuju demokrasi yang sehat. Ini adalah titik awal untuk membangun sistem demokrasi yang lebih baik.” harapnya.
Acara seremoni launching Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang di gelar di Lapangan Sepak Bola Dulang yang dihadiri oleh para pejabat diantaranya Komisioner Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan (Asradi), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Enrekang (Ikrar Eran Batu) dan Pendamping Desa Provinsi Sulawesi Selatan.
Hadir pula, Ketua dan anggota KPU Kabupaten Enrekang (Haslipa dan Baharuddin), Camat Malua (Bahruddin), Kapolsek dan Koramil Malua, Komisioner dan Staf Bawaslu Enrekang serta puluhan tamu undangan. ( Ombass )


















