Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NewsSulselTerbaru

CEGAH COVID-19! Pelaku Perjalanan Diminta Patuhi Rambu – Rambu, Simak Penjelasan Ishak Kenre

×

CEGAH COVID-19! Pelaku Perjalanan Diminta Patuhi Rambu – Rambu, Simak Penjelasan Ishak Kenre

Sebarkan artikel ini

Oleh: Ishak Kenre, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Dalduk dan KB

TOPNEWS1.ONLINE, SIDRAP — Sebelum Pandemik Covid-19, “Pulang Kampung” kedatangan keluarga khususnya perantau selalu dinantikan, terutama momen puasa dan lebaran momen ini paling dinantikan untuk pulang ke kampung halaman, melepas kerinduan bersama keluarga, keluarga disambut dengan pelukan erat “cipika cipiki” jabat tangan begitu erat tanpa ingin melepaskan satu sama lain, itu dulu !!!, Sekarang kedatangan keluarga menjadi momen yang dikhawatirkan, diwanti –wanti untuk tidak datang sebagai antisipasi, kewaspadaan dini terhadap penyebaran Covid-19 dan tidak sedikit negara saat ini sudah membatasi kedatangan di setiap pintu negara untuk mengurangi risiko kasus impor (imported cases) dari virus corona.

Pasang Iklan Anda Disini
Pasang Iklan Anda Disini

Bagaimana Protap yang terlanjur melakukan Perjalanan ?
Sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penyakit Kemenkes RI, per 27 Maret 2020 Pelaku perjalanan terbagi dua, kelompok pertama bagi pendatang dari Negara / wilayah terjangkit Covid-19 bukan transmisi lokal dan kelompok kedua bagi pendatang dari negara / wilayah dengan transmisi lokal Covid-19.

 

Pelaku perjalanan dari negara / wilayah terjangkit Covid-19 yang tidak bergejala seperti batuk, demam, dan sesak napas, hendaknya melakukan monitoring mandiri (self monitoring), terhadap kemungkinan munculnya gejala selama 14 hari sejak kepulangan, setelah kembali dari negara/wilayah terjangkit atau setibanya di kampung halaman agar mengurangi aktifitas tidak perlu, tinggal dirumah dan menjaga jarak kontak (1 – 1,5 meter) dengan keluarga ataupun orang lain adalah langkah pencegahan yang direkomendasikan.

 

Sementara pelaku perjalanan dari Negara/ wilayah dengan transmisi lokal Covid-19 maka harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak kedatangan, selama masa karantina diharuskan untuk tinggal sendiri di kamar yang terpisah, menghindari kontak dengan anggota keluarga lainnya dan tidak boleh melakukan aktivitas diluar rumah.

 

Terhadap dua kelompok pelaku perjalanan diberikan HAC (Health Alert Card) dan petugas kesehatan memberikan edukasi selama jika dalam 14 hari timbul gejala, maka segera datang ke pelayanan kesehatan terdekat dan membawa HAC atau sadar melaporkan diri, gejala yang dialami serta menyampaikan riwayat perjalanan dan kontak kepada petugas kesehatan.

Kegiatan surveilans terhadap pelaku perjalanan yang tidak bergejala dilakukan melalui pemantaun HAC yang diberikan di pintu masuk Negara. Petugas pintu masuk Negara diharapkan melakukan notifikasi ke Dinas Kesehatan setempat sesuai dengan alamat yang tertera di Formulir Notifikasi HAC. Dinas Kesehatan yang menerima notifikasi dapat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan komunikasi resiko kepada pelaku perjalanan dengan memfaatkan teknologi seperti telepon, pesan singkat WA.

 

Mimpi dan harapan Jadi Kenyataan…
Bukan tanpa alasan, tetapi melalui usaha yang sungguh-sungguh, patuh dan displin terhadap seluruh protokol atau aturan – aturan yang telah ditetapkan, bagi pelaku perjalanan patuh dan displin self monitoring, karantina mandiri, bagi yang melakukan isolasi diri dan karantina mandiri patuh dan dispiln menjalankannya, bagi kita semua termasuk yang sehat patuh Phsyical distancing, displin menggunakan masker, berperilaku Bersih dan Sehat, menjaga lingkungan dan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, konsumsi sayur dan buah serta tidak mudah stress.

 

Jika kita semua bersatu untuk patuh dan displin bukan tidak mungkin kerinduan untuk berpelukan erat, Cipika Cipiki”, berjabat tangan erat tanpa ingin melepaskan akan terwujud sesegera mungkin, Insya Allah melalui ikhtiar dan Do’a kepada Allah SWT semoga wabah pandemik ini segera berlalu. (erw/mds)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel diatas? +1 0…

Verified by ExactMetrics